Asian Games, Ini Saran BPTJ Soal Angkutan Barang di Tol Dibatasi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerbang tol Jalur Lingkar Barat (JLB) Kayu Besar, Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan

    Gerbang tol Jalur Lingkar Barat (JLB) Kayu Besar, Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengelola Trasportasi Jabodetabek disingkat BPTJ menyarankan perluasan pembatasan angkutan barang golongan III, IV dan V di Tol Dalam Kota Jakarta saat Asian Games 2018 digelar. Langkah itu melengkapi kebijakan perluasan ganjil genap dan rekayasa tol dalam kota.

    Kepala BPJT Bambang Prihantoro mengatakan pengaturan lain di jalan tol yang dibutuhkan guna mendukung kelancaran transportasi Asian Games. "Salah satunya adalah pembatasan operasional angkutan barang golongan III, IV dan V," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Rabu, 18 Juli 2018.


    Baca : Ojek Online Berunjukrasa Saat Asian Games Dibuka, Tuntutannya?

    Dia mengatakan selama ini sudah berlaku aturan angkutan barang golongan III, IV dan V tidak boleh melewati jalan tol dalam kota ruas Cawang Tomang-Pluit dan Tomang Kembangan kecuali pukul 22.00 05.00 WIB.

    Berdasarkan hasil kajian, kata dia, BPTJ merekomendasikan pembatasan tersebut perlu diperluas hingga Ruas Tol Pelabuhan , Ruas Tol Cawang Priok, Ruas Tol Cawang TMII dan Ruas Tol Cawang-Cikunir.

    Penampakan bendera negara peserta Asian Games yabg diikat ke tiang bambu di pembatas Jalan Raya Pluit, Tepat di depan Mall Emporium Pluit, Jakarta Utara, pada Rabu, 18 Juli 2018. Tempo/Adam Prireza

    Dikatakan Bambang, kebijakan pembatasan angkutan barang tersebut masuk rekomendasi tiga kebijakan untuk menunjang kelancaran transportasi Asian Games dari BPTJ.

    Kebijakan pertama adalah manajemen rekayasa lalu lintas. Kedua, penyediaan angkutan umum dan ketiga pengaturan lalu lintas angkutan barang golongan III, IV dan V.

    Meski hasil kajian BPTJ merekomendasikan perlunya pengaturan-pengaturan di jalan tol, kata dia, untuk implementasi masih membutuhkan koordinasi dengan berbagai instansi seperti Kementerian PUPR, Badan Pengatur Jalan Tol, Operator Jalan Tol, Korlantas Polri, Ditlantas Polda Metro.

    Simak pula : Dugaan Pungutan Sekolah SMAN 13 Depok, Ini Kata Kepala Disdik Jawa Barat

    Dalam beberapa hari ke depan, terutama instansi yang terkait pelaksanaan di lapangan akan melakukan uji coba dan simulasi pengaturan secara keseluruhan termasuk di jalan tol, kata Bambang.

    "Hasil uji coba dan simulasi tersebut diharapkan akan semakin memperjelas gambaran menyangkut implementasi kebijakan transportasi guna memperlancar penyelenggaraan Asian Games Agustus mendatang," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.