Simulasi Waktu Tempuh 6 Rute Atlet Asian Games Digelar

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Karlo Manik, Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah, dan Direktur Transportasi Inasgoc, Ipung Purnomo saat persiapan simulasi waktu tempuh rute atlet dalam Asian Games 2018 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Juli 2018. Tempo/Adam Prireza

    Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Karlo Manik, Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah, dan Direktur Transportasi Inasgoc, Ipung Purnomo saat persiapan simulasi waktu tempuh rute atlet dalam Asian Games 2018 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Juli 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, JAKARTA - Polda Metro Jaya menggelar simulasi waktu tempuh tahap dua dari Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, menuju enam lokasi pertandingan (venue) Asian Games. Simulasi digelar bersama Panitia Pelaksana Asian Games 2018  (Inasgoc), Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

    Baca:
    Untuk Asian Games, Buka Tutup Pintu Tol Dalam Kota Masih Dibahas

    “Simulasi saat ini lebih lengkap daripada tahap pertama yang hanya rute Wisma Atlet Kemayoran - Gelora Bung Karno (GBK),” ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Nurhandono di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 20 Juli 2018.

    Menurut Nurhandono, simulasi bertujuan untuk menguji apakah waktu tempuh maksimal dari Wisma Atlet Kemayoran menuju dan dari berbagai venue sudah sesuai dengan ketentuan yang diberikan yaitu 34 menit. Adapun keenam rute yang akan disimulasikan adalah dari wisma atlet menuju Ancol, Rawamangun, Pondok Indah, Bulungan, Cibubur dan Taman Mini.

    Baca:
    40 Pintu Tol Bakal Terdampak Asian Games 2018, Ini Daftarnya

    Simulasi dipilih Jumat pagi lantaran dianggap sebagai jam sibuk di Jakarta. “Hasilnya nanti kami evaluasi apa-apa saja yang masih kurang,” ujar Nurhandono.

    Direktur Transportasi Inasgoc, Ipung Purnomo, mengatakan sebanyak 18 unit bus Metrotrans telah disiapkan. Nantinya bus itu akan dibagi menjadi tiga rombongan yang bergerak menuju venue-venue Asian Games. “Jadi nanti masing-masing venue ada tiga bus yang melakukan simulasi,” kata Ipung.

    Simulasi sekaligus dilakukan terhadap pengamanan dan rekayasa lalu lintas. Ipung menunjuk penutupan pintu jalan tol, ganjil genap jalan arteri, sampai pengamanan iring-iringan bus. Sebanyak empat motor dan dua mobil polisi dikerahkan untuk mengawal bus dalam simulasi hari ini.

    Baca:
    Anies Menyerah, 3 Rute Asian Games Tak Capai Target 34 Menit 

    Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya telah melakukan simulasi waktu tempuh Asian Games pada 4 Juli 2018 lalu. Simulasi dimulai dari Parkir Timur GBK Jakarta dengan rute GBK-Bandara Soekarno Hatta-Wisma Atlet Kemayoran.

    Saat itu waktu tempuh terpenuhi. “Sekitar 21 menit sudah sampai ke Wisma Atlet Kemayoran ,” ujar Ipung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.