Pesanan Meningkat, Pedagang Bendera Asian Games Raup Untung

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjual bendera Asian Games di Pasar Senen Blok V, Jakarta Pusat. Jum'at, 20 Juli 2018. TEMPO/ Fikri Arigi

    Penjual bendera Asian Games di Pasar Senen Blok V, Jakarta Pusat. Jum'at, 20 Juli 2018. TEMPO/ Fikri Arigi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha konveksi kebanjiran pesanan bendera Asian Games menjelang perhelatan olahraga negara-negara se-Asia pada Agustus mendatang. Permintaan bendera itu datang dari hotel, perkantoran, dan pedagang bendera.

    Baca:
    Netizen Kritik Bendera Asian Games Tiang Bambu, Sandiaga: Jangan Julid

    Edo Irwandi, pengusaha konveksi, mengatakan pesanan sudah mengalir sejak awal Juli ini. Selain bendera Asian Games, pesanan bendera negara-negara peserta juga terus berdatangan. “Omzet kami naik dari biasanya,” kata Edo, Jumat, 20 Juli 2018.

    Menurut Edo, pesanan bendera itu sebagian besar datang dari hotel dan perkantoran. Mereka umumnya memesan bendera satu set. “Biasanya yang pesan lengkap semua, bendera 45 negara peserta, ditambah 5 logo Asian Games,” kata Edo. Harga satu set bendera dibandrol Rp 2,5 juta.

    Baca:
    Viral Bendera Asian Games Tiang Bambu, Tamran Malah Dihadiahi Jaket

    Edo mengatakan, semua bendera Asian Games yang dijual itu adalah produk baru. Sebab dia memang tidak membuat bendera kalau tidak ada pesanan. “Kan tidak setiap hari ada acara-acara besar seperti ini,” katanya.

    FIKRI ARIGI | SSN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.