Terlibat Pencurian Kotak Amal, Remaja 18 Tahun Tewas Ditembak

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. zastita.info

    Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. zastita.info

    TEMPO.CO, Tangerang - Kepolisian Sektor Cipondoh mengungkap kasus pencurian di Rumah Makan Ayam Plosok Kelurahan Kenanga Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. Satu dari tiga tersangka tewas ditembak karena melawan saat dibekuk. 

    Baca: Pencurian di Rumah Anggota TNI di Bekasi, Polisi Tembak Pelaku

    "Yang bersangkutan merebut senjata api , sehingga diambil tindakan tegas yang menyebabkan pelaku meninggal," kata Kepala Polsek Cipondoh Komisaris Sutrisno, Jumat, 20 Juli 2018. Sutrisno menegaskan, tindakan anak buahnya itu sudah sesuai dengan prosedur.  

    Tersangka yang tewas adalah Pandu alias G, 18 tahun. Sedangkan satu rekannya berinisial MEE (19) meringkuk di ruang tahanan dan satu lagi, AA, dinyatakan buron.

    Sutrisno mengatakan kawanan itu mencuri di RM Ayam Plosok pada 14 Juli 2018 sekitar pukul 02.00. Mereka menjarah kotak amal berupa boks kaca, 15 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, uang tunai Rp 530 ribu, satu unit telepon selular,  dan satu flashdisk. Pemilik rumah makan mengetahui kejahatan itu berdasarkan rekaman kamera closed camera television (CCTV).

    Simak juga 

    Tembak Mati Begal, Polda Metro: Jika Polisi atau Warga Terancam..

    Polisi mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV itu. Polisi juga menyita sebilah golok milik pelaku yang tertinggal di rumah makan.

    Sutrisno menyebutkan jenazah pelaku yang tewas sudah di RSUD Tangerang. "Kami tahan satu pelaku dan satunya buron dalam pengejaran,” kata Sutrisno. Tersangka dijerat menggunakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.