Anies Akan Robohkan JPO Thamrin untuk Ulangi Asian Games 1962

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau pengerjaan MRT dan trotoar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad, 22 Juli 2018.  TEMPO/Amston Probel.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau pengerjaan MRT dan trotoar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad, 22 Juli 2018. TEMPO/Amston Probel.

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat meninjau proyek pengerjaan trotoar Sudirman-Thamrin untuk kesiapan Asian Games 2018, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan merobohkan jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Hotel Pullman, Jakarta Pusat.

    Alasan orang nomor satu di DKI itu merubuhkan JPO tersebut, karena dia ingin mengulang momentum Asian Games 1962, yakni saat Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah.
     
    Baca: Asian Games, BPTJ Bantah Tutup Jalan Tol Dalam Kota di 40 Titik

    "Jadi tidak ada yang menghalangi Patung Selamat Datang. Persis saat dulu," ujar Anies di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Ahad, 22 Juli 2018.

    Anies mengatakan sejarah Patung Selamat Datang dulu dibuat untuk perhelatan Asian Games 1962. Saat itu, patung yang terletak di tengah air mancur tersebut menjadi simbol selamat datang untuk para tamu perhelatan olahraga terbesar se-Asia itu.

    "Seminggu bisa, ya?" ujar Anies kepada Kadis Bina Marga DKI Yusmada Faisal.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) melambaikan tangan saat tiba di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad, 22 Juli 2018. Anies meninjau proyek MRT dan kondisi trotoar di pusat kota Jakarta. TEMPO/Amston Probel.

    Dalam pemantauan trotoar kemarin, Anies ditemani Direktur Utama MRT Jakarta Williams Sabandar dan Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim. Memakai kemeja biru dan celana jins, Anies memulai pemantauan itu dari trotoar Hotel Indonesia hingga trotoar di depan Hotel Le Meridien.

    Silvia mengatakan JPO Thamrin memang tidak terintegrasi dengan proyek MRT. Sehingga perobohan JPO tidak akan mengganggu rancangan MRT.

    Simak juga: Pengemudi Ojek Online Suka Mangkal, Anies Baswedan Akan Panggil Aplikator

    "Nanti saat MRT jadi, masyarakat kalau mau nyeberang lewat bawah tanah, tidak lagi lewat atas," ujar Anies. Akan tetapi, ia tidak menjelaskan alternatif untuk masyarakat menyeberang jalan sambil menunggu proyek MRT rampung.

    Sebelumnya, Anies menjanjikan pada 22 Juli atau kemarin, seluruh jalan trotoar di Sudirman-Thamrin akan selesai proses pembangunannya. Namun, hingga Ahad sore, masih banyak ditemukan trotoar yang rusak dan belum rampung pengerjaannya.

    Anies berdalih, jalan trotoar yang belum kunjung selesai itu akan diselesaikan secepatnya menyambut Asian Games 2018. Adapun yang ia maksud dengan selesai, yakni jalan trotoar itu mulus, rata, dan lurus. "Akhir bulan trotoar sepanjang Sudirman-Thamrin akan bisa dilalui," ujar Anies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.