Sabtu, 15 Desember 2018

Kali Item Disorot Media Asing, Sandiaga Uno Tak Ambil Pusing

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas membersihkan sampah di Kali Item di Kemayoran, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018. Kali ini memiliki tingkat polusi yang cukup tinggi dan membutuhkan waktu lama untuk membersihkannya. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Petugas membersihkan sampah di Kali Item di Kemayoran, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018. Kali ini memiliki tingkat polusi yang cukup tinggi dan membutuhkan waktu lama untuk membersihkannya. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tak ambil pusing terhadap pemberitaan media asing yang menyoroti Kali Sentiong Sunter atau Kali Item. "Saya sudah lihat dari Channel NewsAsia, tapi inilah Indonesia bahwa kita partisipatif, kolaboratif,” kata Sandiaga di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin, 23 Juli 2018. “Media asing boleh menyorot kita, tapi kita akan tunjukkan ke mereka bahwa ini Asian Games terbaik."

    Baca: Larangan Hewan Kurban Karena Asian Games, Ini Kata Sandiaga Uno

    Kali Item berdekatan dengan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Wisma itu menjadi pondokan bagi atlet-atlet asing yang berlaga dalam Asian Games 2018. Kondisi Kali Item menjadi sorotan karena kotor dan bau.

    Sandiaga bercermin dari Rusia saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Banyak media asing yang menyorot kekurangan negara Beruang Merah itu. Namun, kata Sandiaga, Rusia membuktikan mampu menyelenggarakan Piala Dunia paling terorganisasi.

    "Kita jangan terombang-ambing dengan apa yang dikatakan orang lain, jangan sampai kita saling menjatuhkan karena ini justru kesempatan kita untuk bersatu, kita tunjukkan kepada asing bahwa kita mampu, jangan pertanyakan kemampuan kita," ucap Sandiaga.

    Menurut Sandiaga Uno, pemerintah saat ini berusaha mengatasi masalah sampah dan bau Kali Item. Salah satunya menutup permukaan kali menggunakan jaring agar bau tidak menyebar.  "Apa yang kita lakukan sudah maksimal dan mengenai jaring itu sudah dibahas, kita sudah mengambil double triple protection," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.