Satu Venue Asian Games ada di Tangerang, Bagaimana Kesiapannya?

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet pentathlon Asian Games 2018 saat berlatih anggar. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Atlet pentathlon Asian Games 2018 saat berlatih anggar. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Tangerang - Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang ternyata juga menyelenggarakan satu pertandingan di Tangerang, Banten. Satu cabang olahraga itu adalah Pentathlon yang akan dihelat di Desa Tapos, Kota Tigaraksa.

    Baca:
    Ini Venue Asian Games 2018 di Jakarta yang Tidak Diketahui Banyak Orang

    Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan venue Asian Games tersebut telah siap digunakan. "Untuk kesiapan venue Pentathlon sudah final dan siap untuk digunakan Asian Games," ujar Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik kepada Tempo, Senin 23 Juli 2018.

    Taufik menerangkan pancalomba modern akan terdiri dari lima pertandingan olahraga yaitu: anggar, renang gaya bebas, berkuda palang rintang, dan gabungan dari olahraga menembak dan lari lintas alam. Arenanya berada dalam kawasan Sekolah Menengah Atas Adria Pratama Mulya.

    Baca:
    Anies Jawab Kritik Jaring Kali Item di Samping Wisma Atlet Asian Games 

    "Venue Pentathlon berada di kawasan sekolah itu yang berada di atas lahan seluas 15 hektare," kata Taufik.

    Menurut Taufik, pemerintah pusat telah membangun kolam renang berstandar internasional, arena anggar, menembak dan arena lari di lokasi tersebut. "Untuk arena pacuan kuda memang sudah dimiliki oleh SMA APM, mereka selama ini membuka kelas berkuda," kata Taufik.

    Baca:
    Asian Games, BPTJ Bantah Tutup Permanen 40 Pintu Tol Tapi

    Taufik mengatakan cabang olahraga Pentathlon adalah satu satunya cabang Asian Games yang dipertandingkan di Venue Tigaraksa pada tanggal 31 Agustus-1 September 2018. "Digunakan cuma dua hari," kata Taufik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.