Ada Dua Hal yang Diberikan Anies Baswedan kepada Warga Bukit Duri

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui warga Bukit Duri di pendopo Balai Kota Jakarta, Jumat, 27 Oktober 2017. TEMPO/Larissa

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui warga Bukit Duri di pendopo Balai Kota Jakarta, Jumat, 27 Oktober 2017. TEMPO/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan membayar ganti rugi kepada warga Bukit Duri, Jakarta Selatan. Janji disampaikan untuk menindaklanjuti kemenangan warga atas perkara banding class action di Pengadilan Tinggi DKI.

    Baca juga: Warga Bukit Duri Berharap Anies Baswedan Segera Lunasi Janji

    "Ya. Kita akan ganti rugi, kita akan jalankan sesuai keputusan pengadilan," kata Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Juli 2018.

    Warga Bukit Duri yang terdampak penggusuran saat normalisasi Sungai Ciliwung pada 12 Januari 2016 lalu memenangkan banding yang diajukan oleh Balai Besar Sungai Wilayah Ciliwung Cisadane (BBWSCC) di Pengadilan Tinggi Jakarta.

    Baca juga: Begini Konsep Kampung Susun Bukit Duri untuk Anies Baswedan

    Putusan Pengadilan Tinggi DKI itu menguatkan putusan kemenangan warga atas Pemprov DKI sebelumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 25 Oktober 2017.

    Saat itu, pengadilan memutuskan Pemprov DKI untuk mengganti rugi kepada 93 warga Bukit Duri yang terdampak pemggusuran masing-masing Rp 200 juta.

    Selain membayar ganti rugi, Anies Baswedan juga berjanji akan melaksanakan penataan kampung bagi warga Bukit Duri dalam program Community Action Plan (CAP). Warga Bukit Duri meminta Anies Baswedan membangun kampung susun.

    Simak juga: Datang ke Balai Kota, Warga Bukit Duri: Terima Kasih, Pak Anies!

    Anies Baswedan berharap, pemerintah pusat melalui BBWSCC tidak memperpanjang proses hukum. Dia minta putusan Pengadilan Tinggi DKI diterima semua pihak.

    "Harapan kita,  BBWSCC juga memahami niat baik untuk kita memfasilitasi warga," kata Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.