Disebut Ada Barang di Safety Box Hilang, Hotel Acacia: Impossible

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hotel Acacia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu 25 Juli 2018. Tempo/ Fikri Arigi

    Hotel Acacia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu 25 Juli 2018. Tempo/ Fikri Arigi

    TEMPO.CO, Jakarta -Hotel Acacia menampik ada komplain soal barang hilang dari safety box seperti disebut Duta Besar Arab Saudi Osama Mohammad Abdullah al-Suhaibi dalam cuitan twitter.

    Baca: Peringatan Soal Hotel Acacia Dibenarkan Kedutaan Besar Arab Saudi

    Mereka mengatakan safety box yang disediakan sepenuhnya aman, karena menggunakan kode sandi yang dibuat sendiri oleh tamu hotel.

    Menurut Sales Director Hotel Acacia, Bona Kurniawan, selama ini tidak ada laporan dari tamu hotel mengenai kejadian kehilangan barang di hotelnya.

    “Kalaupun ada kami selalu follow up, dan kalau barangnya ketemu akan kami taruh di tempat barang hilang (lost and found),” kata Bona, Rabu 26 Juli 2018.

    Sebelumnya pada Senin 23 Juli 2018, Dubes al-Suhaibi dalam kicauan twitter, menuliskan peringatan bagi warga Arab Saudi yang mengunjungi Jakarta untuk menghindari menginap di Hotel Acacia. Dubes mengaku mendapat beberapa laporan kehilangan barang berharga dalam safety box saat bermalam di Hotel Acacia.

    Bona menambahkan pengamanan di hotelnya selalu siaga 24 jam, CCTV selalu dipantau dan petugas keamanan selalu berjaga.

    Adapun soal kehilangan uang dan barang yang dikabarkan hilang dari safety box, Bona mengatakan, “Impossible.”

    Baca: Kicauan Twitter Hotel Acacia, Polisi: Tak Ada Laporan Kehilangan

    Bona mengatakan sandi yang digunakan untuk membuka safety box dibuat sendiri oleh tamu hotel. Sehingga seharusnya hanya tamu tersebut yang mengetahui kode kombinasi angka itu.    

    Hotel Acacia memang menyediakan layanan bagi tamu hotel yang ingin menggunakan fasilitas safety box. Tapi tamu harus meminta terlebih dahulu pada pihak hotel karena kotak penyimpanan ini merupakan fitur tambahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.