Anies Baswedan Pimpin 1000 Petugas Bersihkan Sudirman - Thamrin

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pengki dan sapu kepada petugas PPSU dan Pasukan Biru sebagai simbol acara Gerebek Sudirman - Thamrin di komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Senin, 30 Juli 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pengki dan sapu kepada petugas PPSU dan Pasukan Biru sebagai simbol acara Gerebek Sudirman - Thamrin di komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Senin, 30 Juli 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta —  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin seribu petugas Pasukan Oranye (PPSU) dan Pasukan Biru (SDA) dalam Apel Gerebek Sudirman – Thamrin menyongsong Asian Games 2018.

    Baca juga: Asian Games, Anies Baswedan Janji Penataan Kota Rampung 22 Juli

    Acara yang digelar Senin pagi, 30 Juli 2018 diadakan di komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Selatan. Dalam pidatonya, Anies Baswedan berpesan kepada para petugas PPSU dan Pasukan Biru untuk meninggikan standar kebersihan. 

    "Kalau standar bersihnya rendah, kalau ada hal yang orang lain anggap kotor, bisa jadi kita tidak menganggapnya kotor," ujar Anies Baswedan.

    Sekitar seribu lebih petugas PPSU dan SDA dikerahkan dalam acara hari ini. Para petugas itu akan membersihkan komplek GBK dari sisa puing dan cat bekas pembangunan venue utama Asian Games 2018 itu. 

    Acara Gerebek Sudirman - Thamrin hari ini merupakan rangkaian kedua acara serupa. Sebelumnya pada 18 Juli 2018, jalan protokol Sudirman - Thamrin menjadi lokasi yang dibersihkan dan dicat.

    Simak juga: Ternyata, Ini Alasan Anies Renovasi Trotoar Mepet ke Asian Games

    Selain meminta meninggikan standar kebersihan, Anies Baswedan juga memerintahkan kepada para petugas untuk bekerja tuntas. Ia berpesan Asian Games merupakan hajatan bersama yang membutuhkan banyak partisipasi. 

    "Kalau ada kabel yang terurai, puing-puing yang berserakan, laporkan! Kita harus ambil tanggung jawab," ujar Anies Baswedan. 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.