Menjelang Idul Adha, Kota Bogor Gelar Pasar Ternak Hewan Kurban

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hewan kurban. ANTARA/Anis Efizudin

    Ilustrasi hewan kurban. ANTARA/Anis Efizudin

    TEMPO.CO, Bogor - Dinas Pertanian Kota Bogor menggelar pasar ternak untuk mengakomodir kebutuhan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah 2018. Pasar ternak ini diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Potong Hewan (RPH). "Pasar Ternak digelar sampai Hari Raya Kurban," kata Kepala UPTD RPH Dinas Pertanian Kota Bogor Medi Sandora di Bogor, Senin, 30 Juli 2018.

    Baca: Begini DKI Larang 35 Masjid Potong Hewan Kurban Saat Asian Games

    Medi mengatakan, pasar ternak ini menyediakan hewan-hewan kurban pilihan dari berbagai jenis, baik sapi, kambing, maupun domba. "Kami menyiapkan 400 sapi dan 600 kambing dari berbagai jenis,” katanya.

    Jenis-jenis sapi yang tersedia antara lain sapi Bali, Limousin, PO, Sapi Madura, dan Simmental. Sedangkan kambing atau domba sebagian besar berasal dari Garut. Di pasar ternak RPH, seekor sapi harganya antara Rp 13,5 juta sampai Rp 30 juta. Sedangkan kambing atau domba mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 4 juta.

    Menurut Medi, selain menjual hewan kurban, di pasar ternak ini RPH juga menyediakan jasa pemotongan hewan kurban. Proses pemotongan sudah memiliki standarisasi karena kegiatan ini sudah rutin dikerjakan.

    Baca: Larangan Hewan Kurban Karena Asian Games, Ini Kata Sandiaga Uno

    Untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha, kata Medi, pasar ternak dibuka mulai Selasa hingga Sabtu. Semua hewan kurban dijamin kesehatan dan kualitasnya. Hewan-hewan itu sudah menjalani pemeriksaan secara berjenjang, baik dari daerah asal, maupun saat diedarkan di Bogor. "Seluruh hewan sehat, sudah diperiksa oleh dokter hewan RPH," kata Medi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.