Soal Tudingan Anies Baswedan, Ketua KASN: Biarkan Dia Bernyanyi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik wali kota Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu, dan pejabat tinggi DKI di Balai Kota Jakarta, 5 Juli 2018. Tempo/Amston Probel

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik wali kota Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu, dan pejabat tinggi DKI di Balai Kota Jakarta, 5 Juli 2018. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Anies Baswedan menuding Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi berpolitik karena merilis pelanggaran perombakan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sofian dengan tegas membantah membantah tudingan itu.

    Baca: Pergantian Pejabat, Anies Baswedan Curiga Ada Sesuatu dalam KASN

    "Kami justru mengawasi supaya dalam pengangkatan dan pemberhentian (pejabat) tidak ada pertimbangan-pertimbangan politik, semata-mata objektif," kata Sofian, Selasa, 31 Juli 2018.

    Sofian justru balik bertanya, kepada siapa tudingan berpolitik itu layak ditujukan. Menurut dia, Anies lah yang kerap muncul di media untuk menghadiri acara dari partai politik. "Biarlah dia bernyanyi terus, makin lama rakyat bisa menilai, siapa Anies itu," kata Sofian.

    Sofian menjelaskan, rilis itu diterbitkan karena pemerintah DKI tak kunjung memberikan bukti-bukti yang menjadi alasan untuk memberhentikan para pejabat itu. Pemerintah DKI menjawab pertanyaan KASN dengan mengirimkan kliping koran-koran, bukan berita acara pemeriksaan atau fotokopi bukti pemecatan atau pemberhentian. "Guntingan koran kan gak punya kekuatan hukum," ujar Sofian.

    Berdasarkan catatan KASN, sejak Juni 2018, Gubernur Anies Baswedan telah memberhentikan 16 pejabat eselon II. Di antaranya adalah Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang Jasa, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

    Penyelidikan oleh KASN sesuai dengan tugasnya yang dimandatkan oleh UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Komisi telah melakukan pemeriksaan atas kebijakan Anies itu.

    Baca: Ini Alasan Anies Baswedan Tuding Ketua KASN Berpolitik

    Ketua KASN mengeluarkan siara pers pada 27 Juli 2018. Isinya, KASN menyatakan pemberhentian dan pemindahan para pejabat oleh Gubernur Anies telah melanggar prosedur dan peraturan perundangan.

    Komisi lantas mengeluarkan empat rekomendasi kepada Anies Baswedan untuk ditindaklanjuti. Rekomendasi itu bersifat final dan mengikat. Salah satunya adalah mengembalikan posisi pejabat yang telah dicopot.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.