Kata Warga Soal Cara Sederhana Jokowi-Ahok Bikin Resik Kali Item

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Petugas kebersihan membersihkan sampah yang menumpuk di Kali Sentiong, Sunter, Jakarta, 12 November 2015. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa warga sekitar Kali Item atau Sentiong bicara bahwa kali tersebut tak berbau di era kepemimpinan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berturut-turut sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Nama Kali Item sebenarnya sudah ada untuk bagian sodetan antara Kali Sentiong dan Sunter, tapi nama yang sama akhirnya populer untuk bagian yang lain karena warna dan bau yang serupa.

Baca : Cerita Sejumlah Warga Jakarta Soal Kali Item Resik di Era Ahok

Adalah Munari, 53 tahun warga yang tinggal di Jalan Bentengan, Sunter Jaya, Jakarta Utara sejak tahun 1988. "Gak ada bau itu," kata pria yang akrab dipanggil Pak Kumis itu saat ditemui Tempo di pinggir Kali Sentiong, Jakarta Pusat, pada Senin, 30 Juli 2018.

"Wah dulu mah itu kali isinya sampah semua. Warga sampai sudah bodo amat dengan baunya. Saking sudah terbiasanya," ujar Munari. Barulah saat keduanya memimpin Jakarta, Munari menjelaskan Kali Item sepanjang 700 meter benar-benar dibenahi.

Sampah yang sudah menutupi permukaan kali rutin dibersihkan. Termasuk dengan alat-alat keruk.

Petugas Badan Air Kecamatan Menteng tampak bekerja di Kali Sentiong, Kecamatan Kemayoran, 10 Desember 2016. Meski sudah masuk kecamatan lain, hingga ruas Timah, pengerjaan masih menjadi bagian dari petugas Johar Baru. Mereka diminta membantu di tempat lain, karena petugas di tempat tersebut di skors hingga akhir tahun 2016. TEMPO/Maria Fransisca (magang)

Munari juga mengatakan hingga sebelum Ahok turun dari jabatannya pada tengah November 2016 lalu, lumpur yang mengendap di Kali Sentiong masih rutin dikeruk dengan alat backhoe pengeruk dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. "Setelah Pak Ahok turun itu setahu saya ga pernah lagi dikeruk," kata Munari.

Hal senada disampaikan oleh Wiwin, 39 tahun, warga yang telah tinggal tepat di samping Kali Sentiong sejak tahun 1998. Menurutnya, Kali Sentiong mulai kembali mengeluarkan bau tak sedap lantaran jarang dibersihkan sepeninggal Ahok. Baru menjelang Asian Games 2018, kata dia, terlihat banyak petugas membersihkan Kali Sentiong.

"Sekarang sih sudah gak begitu bau lagi sejak mulai rajin dibersihin," kata dia.

Simak : Alasan Kakorlantas Minta Pergub Perluasan Ganjil Genap Rampung Hari Ini

Seperti diketahui sebelumnya, Kali Sentiong berlokasi di tengah-tengah di antara Jalan Rd. H. Keneng Mudatsir dan Jalan Sunter Jaya. Tercemar limbah rumah tangga dan industri hingga airnya hitam, Kali Sentiong memunculkan bau tak sedap yang bisa mengganggu para atlet Asian Games 2018.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi bau tak sedap dari Kali Sentiong dekat Wisma Atlet Kemayoran. Di wisma itu sebagian dari 15 ribu atlet Asian Games 2018 dari 45 negara akan mondok 18 Agustus – 2 September 2018.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan teknologi nano bubble, mencampurkan penjernih air dan penghilang bau, hingga menutup Kali Item dengan kain waring hitam. Sementara pemerintah pusat lewat Kementerian PUPR juga merekayasa aliran dengan menambah debit air Kali Item yang diharapkan membawa pergi bau.






Jokowi Janji Datang Lagi ke Cianjur, Cek Hasil Renovasi Rumah Korban Gempa

20 menit lalu

Jokowi Janji Datang Lagi ke Cianjur, Cek Hasil Renovasi Rumah Korban Gempa

Presiden Jokowi meminta masyarakat korban gempa Cianjur untuk benar-benar menggunakan bantuan renovasi rumah sesuai peruntukannya.


Absen di Pernikahan Kaesang-Erina, Surya Paloh Surati Jokowi

2 jam lalu

Absen di Pernikahan Kaesang-Erina, Surya Paloh Surati Jokowi

Surya Paloh berkirim surat ke Jokowi. Dia tak bisa menghadiri resepsi pernikahan Kaesang-Erina Gudono.


Jokowi Minta Korban Gempa Cianjur Bangun Rumah Tahan Gempa

3 jam lalu

Jokowi Minta Korban Gempa Cianjur Bangun Rumah Tahan Gempa

Presiden Jokowi meminta warga korban gempa Cianjur untuk berkonsultasi dengan PUPR dan mengikuti petunjuk pembangunan rumah tahan gempa


Bantuan Rumah Gempa Cianjur Tak Langsung Sekali Cair, Jokowi Khawatir Jadi Motor

3 jam lalu

Bantuan Rumah Gempa Cianjur Tak Langsung Sekali Cair, Jokowi Khawatir Jadi Motor

Jokowi enggan memberikan bantuan renovasi rumah korban Gempa Cianjur, Jawa Barat, secara keseluruhan dalam satu kali pencairan namun secara bertahap


Kunjungi Cianjur, Jokowi Naikkan Bantuan Renovasi Rumah Korban Gempa Maksimal Jadi Rp 60 Juta

4 jam lalu

Kunjungi Cianjur, Jokowi Naikkan Bantuan Renovasi Rumah Korban Gempa Maksimal Jadi Rp 60 Juta

Jokowi memutuskan untuk menaikkan bantuan renovasi rumah korban gempa Cianjur setelah melakukan penghitungan ulang


Anies Baswedan Bakal Hadiri Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono

5 jam lalu

Anies Baswedan Bakal Hadiri Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono

Ahmad Ali, mengatakan Anies Baswedan bakal menghadiri pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono. Kaesang adalah putra bungsu Presiden Joko Widodo


Kaesang Pangarep Ingatkan Larangan Pakai Motif Parang ke Resepsi Pernikahannya karena Hal Ini

9 jam lalu

Kaesang Pangarep Ingatkan Larangan Pakai Motif Parang ke Resepsi Pernikahannya karena Hal Ini

Kaesang Pangarep mengakumenyebar 200 undangan untuk teman-temannya, di antaranya Raffi Ahmad dan Irfan Hakim.


Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanjakan Dana Mengendap: Bukan Asal Habis

1 hari lalu

Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanjakan Dana Mengendap: Bukan Asal Habis

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar pemerintah daerah (Pemda) segera membelanjakan dana yang mengendap di perbankan.


Batik Parang: Dilarang di Tasyakuran Kaesang, Dibagikan Jokowi Saat Pernikahan Gibran

1 hari lalu

Batik Parang: Dilarang di Tasyakuran Kaesang, Dibagikan Jokowi Saat Pernikahan Gibran

Tasyakuran pernikahan Kaesang dan Erina, para tamu dilarang memakai motif batik parang lereng. Di pernikahan Gibran batik itu dibagikan Jokowi


H-3 Pernikahan Kaesang Pangarep, Hampir Separuh Kampung Erina Berselimut Tenda Megah Serba Putih

1 hari lalu

H-3 Pernikahan Kaesang Pangarep, Hampir Separuh Kampung Erina Berselimut Tenda Megah Serba Putih

Suasana sekitar rumah calon istri Kaesang Pangarep yang biasanya sepi menjadi padat kendaraan roda empat yang membawa barang untuk hiasan tenda-tenda.