Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

LBH Sebut Efek Jera Operasi Buru Begal Cuma Sementara, Sebab...

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Ilustrasi razia/pencegahan begal. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi razia/pencegahan begal. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini Selasa, 31 Juli 2018 hari terakhir Operasi Cipta Kondisi setelah 3 pekan digelar antara lain buat memburu begal dan pelaku kriminal jalanan di wilayah Polda Metro Jaya. Sedikitnya 12 korban pelaku kejahatan meninggal akihat besi panas yang ditembakan anggota polisi.

Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta) mengkritik keras operasi buru begal dan penjahat jalanan lain yang menginstruksikan tembak mati ini, dan menyebutnya operasi kejut yang dampaknya hanya sementara.

Baca : Polda Metro Telisik Senjata Api Rakitan Diduga dari Luar Daerah

Arif Maulana dari LBH Jakarta menyayangkan sikap aparat kepolisian yang memilih untuk menindak para pelaku kejahatan jalanan (begal, jambret, dll) dengan tindakan represif. Aksi represif seperti ini menurutnya tidak substansial dan tidak akan mencabut akar masalah dari tindak kejahatan jalanan.

“Bahkan hukum pidana saja belum tentu menimbulkan efek jera,” kata Arif saat dihubungi Tempo, Selasa 31 Juli 2018.

Arif menambahkan operasi yang dilakukan polisi adalah operasi kejut, yang hanya memberikan dampak sementara. Karena kriminalitas, menurutnya, tidak serta merta lahir dari keinginan pelaku berbuat kejahatan, tetapi ada faktor lain yang lebih mengakar yaitu ekonomi.

Simak juga : Kata Warga Soal Cara Sederhana Jokowi-Ahok Bikin Resik Kali Item

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Kebanyakan pelaku kejahatan jalanan kan kondisi ekonominya tidak baik, atau miskin,” ujar Arif lagi.

Aspek sosiologis dan ekonomi ini yang menurut Arif luput dari pantauan polisi, dan hanya melakukan pendekatan melalui aspek hukum. “Operasi ini tidak main-main, karena dampaknya mengakibatkan kematian,” demikian Arif soal operasi buru begal dan penjahat jalanan ini.

FIKRI ARIGI | DA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


LBH Pos Malang Anggap Pembongkaran Gate 13 Stadion Kanjuruhan sebagai Obstruction of Justice

20 jam lalu

Devi Athok Yulfitri, 44 tahun, berdoa di pintu 13 stadion Kanjuruhan, Kepanjen, 1 Oktober 2023. Ia kehilangan dua putri dan bekas istri dalam tragedi Kanjuruhan setahun lalu. | TEMPO/ Eko Widianto
LBH Pos Malang Anggap Pembongkaran Gate 13 Stadion Kanjuruhan sebagai Obstruction of Justice

Menurutnya, pembongkaran gate 13 Stadion Kanjuruhan merupakan tindakan sewenang-wenang yang melanggar hukum.


Tentara Israel Bunuh Remaja Palestina di Tepi Barat

3 hari lalu

Orang-orang mengangkut seorang pria yang terluka dengan tandu di rumah sakit Tulkarm, menyusul serangan Israel di kamp pengungsi Nur Shams di Tepi Barat, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 2 Juli 2024 dalam tangkapan layar yang diperoleh dari sebuah video.  Video diperoleh REUTERS
Tentara Israel Bunuh Remaja Palestina di Tepi Barat

Televisi Palestina melaporkan Ibrahim Zaqeeq berumur 19 tahun ditembak di bagian kepala oleh pasukan Israel di Beit Ummar, Tepi Barat


AS Batasi Visa Mantan Tentara Israel, Tembak Kepala Warga Palestina di Tepi Barat

5 hari lalu

Tentara Israel, Elor Azaria, dipeluk ibunya sebelum sidang pembacaan vonis di pengadilan militer di Tel Aviv, Israel, 21 Februari 2017. [Reuters]
AS Batasi Visa Mantan Tentara Israel, Tembak Kepala Warga Palestina di Tepi Barat

Mantan tentara Israel Elor Azaria terekam menembak kepala warga Palestina setelah dugaan serangan di Hebron pada 2016


Aktivis HAM Papua Yan Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal, Amnesty Internasional Desak Polisi Cari Pelaku

6 hari lalu

Ilustrasi penembakan. dentistry.co.uk
Aktivis HAM Papua Yan Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal, Amnesty Internasional Desak Polisi Cari Pelaku

Eksekutif Amnesty Internasional mendesak kepolisian mencari dalang pelaku penembakan aktivis HAM Papua.


Ricuh Demo PKL Malioboro, LBH Yogyakarta: Akumulasi Kekecewaan Relokasi Sepihak

9 hari lalu

Aksi demo PKL Malioboro dan petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta diwarnai kericuhan pasca penutupan pagar Teras Malioboro Sabtu petang, 13 Juli 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Ricuh Demo PKL Malioboro, LBH Yogyakarta: Akumulasi Kekecewaan Relokasi Sepihak

PKL Teras Malioboro 2 Kota Yogyakarta terlibat kericuhan dengan petugas pecah pada Sabtu petang, 13 Juli 2024.


Polisi Tembak Kaki Begal di Warteg Grogol Petamburan, Satu Masih Buron

14 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam / klitih / perampokan. Shutterstock
Polisi Tembak Kaki Begal di Warteg Grogol Petamburan, Satu Masih Buron

Kaki begal warteg itu ditembak karena mencoba melarikan diri saat mencari barang bukti di Jalan Tubagus Angke.


LBH Bandung Kecam Penyegelan Masjid Jemaah Ahmadiyah di Garut

17 hari lalu

Ilustrasi pengeras suara masjid. Dok. TEMPO/ Bernard Chaniago
LBH Bandung Kecam Penyegelan Masjid Jemaah Ahmadiyah di Garut

Penyegelan Masjid Ahmadiyah di Garut dinilai LBH Bandung menambah kegagalan negara dalam melindungi dan menjamin hak asasi.


Kronologi Lengkap Penjambretan di CFD Sudirman, dari Perencanaan hingga Pelaku Tertangkap

18 hari lalu

Foto dua penjambret yang beraksi saat car free day (CFD) dan menjadi viral di sosial media. Kedua pelaku sempat kabur ke Sukabumi setelah mengetahui wajahnya terjepret kamera fotografer. Instagram/AsnanFoto
Kronologi Lengkap Penjambretan di CFD Sudirman, dari Perencanaan hingga Pelaku Tertangkap

Pelaku Penjambretan di CFD Sudirman berhasil tertangkap. Merencanakan aksinya sejak dini hari hingga kabur setelah viral.


Bukan Mencari Kebenaran, LBH Padang Klaim Kompolnas Melegitimasi Polda Sumbar

18 hari lalu

Kompolnas sudah memiliki modal untuk mendalami kasus tewasnya seorang remaja pelajar SMP di Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.
Bukan Mencari Kebenaran, LBH Padang Klaim Kompolnas Melegitimasi Polda Sumbar

Setelah Kompolnas turun dalam kasus Afif Maulana, pernyataan dari Polda Sumbar menyatakan korban terpeleset.


Beraksi di Car Free Day Jalan Sudirman, Penjambret Tertangkap di Sukabumi Setelah Dua Pekan Diburu

21 hari lalu

Penjambret ponsel saat car free day (CFD) di Jakarta, Ahad, 16 Juni 2024. Foto: Roni Asnan
Beraksi di Car Free Day Jalan Sudirman, Penjambret Tertangkap di Sukabumi Setelah Dua Pekan Diburu

Polda Metro Jaya menangkap dua penjambret yang beraksi di arena Car Free Day Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.