Ditilang, Pelanggar Ganjil Genap Mengaku Tak Dapat Informasi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi melakukan penindakan terhadap pengemudi mobil yang melanggar aturan ganjil-genap di Simpang Pancoran, ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Agustus 2018. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Polisi melakukan penindakan terhadap pengemudi mobil yang melanggar aturan ganjil-genap di Simpang Pancoran, ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Agustus 2018. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi hari ini mulai memberlakukan sanksi tilang kepada pelanggar aturan di kawasan perluasan ganjil genap. Dalam penertiban di simpang Pancoran, khususnya pada ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, puluhan kendaraan terjaring razia karena menggunakan pelat nomor genap.

    Baca: Pelanggar Ganjil - Genap Akan Ditilang Mulai 1 Agustus

    Salah satu pengendara yang ditilang adalah Romy, 44 tahun. Ia mengaku tidak mengetahui adanya perluasan ganjil genap. Romy pasrah menerima surat tilang dan harus bersedia membayar denda Rp 500 ribu. "Saya tahunya yang di Sudirman-Thamrin," kata pengendara mobil dengan pelat nomor B-132-RF itu, Rabu, 1 Agustus 2018.

    Romy mengatakan jarang melewati Jalan Gatot Subroto. Karena itu, dia menilai aturan ganjil genap ini hanya membuat repot para pekerja. "Mudah-mudahan kantor tahu kalau saya telat karena ada ganjil genap. Kalau gaji dipotong, bingung juga," katanya.

    Aditya, 35 tahun, mengalami nasib serupa. Ia menggunakan mobil berpelat nomor genap untuk menuju Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan. Ia hanya bisa pasrah menerima surat tilang. "Waduh, mau gimana lagi," ujarnya.

    Baca: Asian Games, YLKI: Penutupan Tol dan Ganjil Genap Tak Efektif

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas sistem ganjil genap untuk mendukung Asian Games 2018. Perluasan itu meliputi seluruh ruas Jalan Gatot Subroto, Jalan S. Parman, Jalan M.T. Haryono, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, dan Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cemput. Lalu ke tiga ruas jalan lain, yakni Jalan Arteri Pondok Indah, Jalan Rasuna Said, dan Jalan Benyamin Sueb.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.