Ikuti Waze Saat Ganjil Genap, Pengemudi Ini Tak Terima Ditilang

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menilang pengemudi mobil yang melanggar aturan ganjil-genap di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Agustus 2018. Perluasan aturan ini sebenarnya sudah disosialisasi sejak sebulan lalu, dan mulai hari ini aturan itu diberlakukan sepenuhnya. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Polisi menilang pengemudi mobil yang melanggar aturan ganjil-genap di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Agustus 2018. Perluasan aturan ini sebenarnya sudah disosialisasi sejak sebulan lalu, dan mulai hari ini aturan itu diberlakukan sepenuhnya. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pengendara mobil berplat genap, Paingan Siahaan, 59 tahun ditilang polisi karena melanggar aturan ganjil genap yang diperluas, tapi sempat memprotes karena merasa benar.

    Paingan yang memiliki mobil dengan plat nomor genap B 306 P... ditilang di Simpang Pancoran, ruas Jalan Gatot Subroto oleh petugas kepolisian.

    Paingan sempat melakukan protes kepada petugas polisi ltu. Warga Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu mengaku bisa masuk ke Jalan Gatot Subroto karena diarahkan peranti lunak navigasi, Waze.

    Baca : Perluasan Sistem Ganjil Genap di DKI Jakarta, Rambu Belum Siap?

    "Kita masukkan nomor mobil kita, masukkan nomer kita ganjil lalu diarahkan, kok kena? Kan aneh," kata Paingan, Rabu, 1 Agustus 2018.

    Paingan berujar, dalam sebulan terakhir telah menggunakan Waze dan tidak pernah ditilang karena melanggar sistem ganjil genap. Walau telah memberi alasan, polisi tetap menilang Paingan.

    Hari ini, perluasan sistem ganjil-genap di DKI Jakarta resmi diterapkan melalui Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2018. Setelah satu bulan uji coba, setiap pelanggar ganjil genap mulai diberikan sanksi tilang sebesar Rp 500 ribu.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan sistem ganjil genap dalam rangka persiapan Asian Games 2018.

    Simak juga :
    Warga Jakarta di Pelican Crossing, Bila Petugas Dishub Tak Ada Bagaimana?

    Selama ini, pembatasan lewat penerapan pelat nomor ganjil genap berlaku di Jalan Sudirman, M.H. Thamrin, dan sebagian Jalan Gatot Subroto. Perluasan akan dilakukan ke beberapa jalan arteri untuk mendukung pelaksanaan pesta olahraga Asian Games 2018.

    Perluasan ganjil genap berlaku ke seluruh ruas Jalan Gatot Subroto, Jalan S. Parman, Jalan M.T. Haryono, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, dan Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cemput. Lalu juga ke tiga ruas jalan lainnya yakni Jalan Arteri Pondok Indah, Jalan Rasuna Said, dan Jalan Benyamin Sueb.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.