Di Bekasi Ada Saluran Air Penuh Sampah dan Bau Mirip Kali Item

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi air kali atau sungai berbusa. TEMPO/Prima Mulia

    Ilustrasi air kali atau sungai berbusa. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bekasi - Di Bekasi ada sungai yang kondisinya mirip Kali Item di Kemayoran, Jakarta Pusat. Saluran air itu berada di Kelurahan Kranji Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi. Saat ini kondisinya dipenuhi sampah dan beraroma tidak sedap.

    Baca: Anies Gunakan Teknologi Miliaran Rupiah di Kali Item, Berhasil?

    Masyarakat setempat mengatakan kondisi sungai yang buruk itu sudah berlangsung lama. Pemerintah nyaris tidak memberi perhatian. Sebab saluran selebar 2,5 meter tidak pernah dibersihkan dan semakin dangkal karena dipenuhi sampah.

    "Kalau kemarau mengeluarkan bau tidak sedap," kata Ahmad, penduduk setempat,  Kamis, 2 Agustus 2018. Ia  mengatakan, masyarakat sudah mengadukan hal itu ke pengurus kelurahan, namun sampai hari ini belum ada tanggapan.

    Ahmad mengatakan, selain sampah, saluran air itu juga sering digunakan untuk membuang berbagai limbah. Apalagi sungai tersebut melintasi Pasar Kranji di Bekasi Barat. "Air bekas cucian juga dibuang," ujarnya.

    Berdasarkan pantauan Tempo, saluran itu membelah permukiman penduduk di Kelurahan Kranji. Berbagai jenis sampah menumpuk, nyaris menutup semua badan sungai. Masyarakat sekitar tampak tak acuh dengan kondisi itu.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kota Bekasi, Jumhana Lutfi mengatakan, instansinya akan menerjunkan tim untuk mengecek kondisi saluran air yang disebut mirip Kali Item tersebut. "Ini dikarenakan kesadaran warga yang masih rendah," kata dia. Padahal, ujar dia, saluran air tak boleh dipakai tempat membuang sampah. Sebab, dapat menimbulkan banjir maupun pencemaran lingkungan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.