Senin, 17 Desember 2018

Universitas Indonesia Dirikan Sekolah Budaya Jawa di Boyolali

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Universitas Indonesia. Doc : http://iluniuikepri.com/ KOMUNIKA ONLINE

    Logo Universitas Indonesia. Doc : http://iluniuikepri.com/ KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Depok - Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) Program Studi Jawa mendirikan sebuah Sekolah Budaya Jawa. Kegiatan pengabdian masyarakat yang diinisiasi para dosen FIB UI itu berlokasi di Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

    Baca: Universitas Indonesia Terima 3.493 Mahasiswa Lewat Jalur SIMAK

    Peresmian Sekolah Budaya Jawa itu dilaksanakan pada Rabu, 1 Agustus 2018. “Acara ini dihadiri oleh wisatawan lokal serta turis mancanegara dari sejumlah negara,” ujar Juru bicara UI, Rifelly Dewi Astuti kepada Tempo, Kamis, 2 Agustus 2018.

    Dibentuknya Sekolah Budaya Jawa, kata Rifelly diharapkan mampu mendukung perekonomian warga desa setempat serta memperkenalkan khasanah budaya yang dimiliki Indonesia. Keempat dosen FIB UI itu diketuai oleh Widhyasmaramurti. 
     
    “Hal ini sebagai pilot project sekolah menyatu dengan alam yang disuguhkan dalam bentuk paket wisata dengan minat khusus untuk mempelajari budaya dan bahasa Jawa,” kata Rifelly. 
     
    Ia juga menjelaskan peserta terbuka bagi non penutur bahasa Jawa yang ingin mempelajari budaya Jawa. 

    Baca: Universitas Indonesia Bicara Soal Mahasiswa Laporkan Media Sosial

     
    Ketua tim penggagas, Widhyasmaramurti menyampaikan pada tahap awal terdapat empat puluh siswa yang akan dididik di Sekolah Budaya Jawa ini. Mereka merupakan wisatawan dari dalam dan luar negeri seperti dari negara Tajikistan, Vietnam, Malaysia, Filipina, Bangladesh dan Afganistan. 
     
    “Nanti akan belajar bahasa Jawa, budaya Jawa dan kesenian tradisional (Gamelan, jathilan (tarian), kethoprak), Ritual panen hingga kebiasaan bertani dan beternak,” ujarnya. 
     
    Selain itu, para siswa akan tinggal bersama warga setempat dan turut menikmati kehidupan pedesaan yang dibalut dengan keindahaan panorama pegunungan.

    Lokasi sekolah budaya Jawa yang didirikan para dosen Universitas Indonesia sengaja dipilih di Desa Senden karena desa itu berada di bawah kaki Gunung Merbabu yang menyuguhkan paket lengkap wisata. “Memiliki kawasan wisata alam, kawasan wisata religi, kawasan wisata budaya, dan kawasan wisata rekreasi. Potensi tersebut layak dijual sebagai obyek pariwisata pedesaan.”

     

     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".