Senin, 17 Desember 2018

Operasi ODOL di Jalan Tol Tangerang Jaring 186 Kendaraan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk pengangkut oli terguling di jalan tol Tangerang - Merak, Sabtu, 8 April 2017. DARMA WIJAYA

    Truk pengangkut oli terguling di jalan tol Tangerang - Merak, Sabtu, 8 April 2017. DARMA WIJAYA

    TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 186 kendaraan terjaring operasi khusus tentang dimensi kendaraan dan muatan (Over Dimension dan Over Load, ODOL) yang diangkutnya. Operasi digelar di Jalan Tol Jakarta-Tangerang KM 9+600 Sejak 30 Juli hingga 1Agustus 2018.

    Baca:
    Pelemparan Batu di Jalan Tol, Petugas Jasa Marga Tangkap 2 Remaja

    "Selama operasi ada kecenderungan peningkatan jumlah kendaraan overload atau over dimension yang ditindak setiap harinya," kata Traffic Control Service Manager Ruas Jakarta-Tangerang PT Jasa Marga, Bing Purwatadi, dalam keterangan tertulis dibuatnya, Kamis 2 Agustus 2018.

    Pada hari pertama operasi, lanjut Bing, jumlah kendaraan berat yang diperiksa sebanyak 64 unit. Sebanyak 41 unit di antaranya terbukti kelebihan muatan alias overload sementara 12 lainnya overdimension.

    Hari kedua, kendaraan yang diperiksa sebanyak 86 unit, di mana 47 terbukti overload dan 6 unit overdimension. Sedangkan pada hari ketiga, Jasa Marga memeriksa 109 kendaraan dan mendapati 65 unit di antaranya overload dan 15 unit lainnya overdimension.

    "Dari jumlah itu, total kendaraan yang terbukti overload 153 unit, overdimension 33 unit, dan normal hanya 73 unit," tutur Bing.

    Menurut Bing, rata-rata kendaraan yang melintas di ruas Tol Jakarta-Tangerang lebih dari 100 ribu unit per hari. Sebanyak 17 persen di antaranya adalah kendaraan golongan 2-5, atau truk dengan 2-5 sumbu roda, yang banyak didapati kelebihan muatan.

    Baca juga:
    Siasati Ganjil Genap, Pelat Nomor Palsu Dibuat Seperti Ini
    Ramai Tilang Ganjil Genap di Pancoran, Denda Maksimal Tak Masalah

    Bing mengatakan kalau kendaraan berat yang over load ini sangat berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Soalnya, mereka kerap mengalami pecah ban, patah baut roda, dan patah as roda.

    Kendaraan dengan beban berlebih juga sering menjadi penyebab kerusakan jalan. Mereka, kata Bing, juga tidak memiliki akselerasi dan daya pengereman yang baik sehingga berpotensi meningkatkan angka kecelakaan.

    Oleh karena itu, Bing menyebut operasi ODOL akan terus dilakukan di Jalan Tol Tangerang hingga Desember 2018. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".