Mengendarai Vespa, Anies Baswedan Saksikan Antusiasme Asian Games

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengendarai Vespa tuanya sambil membonceng Ahsan, wartawan Tirto. Keduanya hendak pergi menuju pasar kue subuh Pangkalan Jati Cinere, dari kediamannya di Jalan Lebak Bulus II Dalam, Jakarta Selatan, 19 April 2017. TEMPO/Friski Riana

    Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengendarai Vespa tuanya sambil membonceng Ahsan, wartawan Tirto. Keduanya hendak pergi menuju pasar kue subuh Pangkalan Jati Cinere, dari kediamannya di Jalan Lebak Bulus II Dalam, Jakarta Selatan, 19 April 2017. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur kemarin, Sabtu, 4 Agustus 2018. Anies menuturkan, kunjungan itu dilakukan untuk melihat antusiasme warga menyambut Asian Games 2018.

    Baca juga: Mural Asian Games Jadi Korban Vandalisme, Ini Kata Anies Baswedan

    "Saya naik motor merasakan suasana jalan yang makin indah, makin mengantisipasi Asian Games, dan partisipasi warga," kata Anies Baswedan di Monas, Ahad, 5 Agustus 2018.

    Anies Baswedan datang menggunakan motor Vespa tahun 1968. Vespa itu merupakan warisan ayahnya dan telah dipakai sejak masa sekolah menengah atas (SMA) dan kuliah. Anies mengaku punya alasan sendiri mengapa memilih menggunakan sepeda motor daripada mobil.

    "Supaya bisa merasakan suasana Jakarta, sampai anginnya itu angin Jakarta, panasnya panas Jakarta, sejuk Jakarta dan kalau dalam mobil terus enggak terasa itu," katanya.

    Selain itu, Anies Baswedan berujar, mengendarai sepeda motor memudahkannya untuk berhenti dan berbelok ke mana saja dan kapan saja.

    "Bisa masuk ke rute yang kalau naik mobil belum tentu bisa saya tempuh," katanya.

    Simak juga: Asian Games, Anies Baswedan Janji Penataan Kota Rampung 22 Juli

    Anies Baswedan berujar, antusiasme warga menyambut Asian Games dengan berbagai kreasi seperti mural dan grafiti tidak hanya ada di Lubang Buaya, melainkan di kampung-kampung lain. Anies Baswedan mengaku telah memberikan instruksi kepada camat dan lurah untuk mendukung aktivitas warga tersebut.

    "Kalau ada warga yang mau buat kegiatan dibantu jangan dipersulit, kalau mau ada aktivitas betul-betul diberi dukungan," kata Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.