Senin, 20 Agustus 2018

Kontainer Loket Asian Games di Trotoar, Koalisi: Harusnya Digusur

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kontainer penjualan tiket Asean Games 2018 berjajar menghalangi jalur sepeda di sepanjang trotoar kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat 3 Agustus 2018.

    Kontainer penjualan tiket Asean Games 2018 berjajar menghalangi jalur sepeda di sepanjang trotoar kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat 3 Agustus 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus meminta pemerintah mengutamakan keselamatan para pejalan kaki dan peseda. Harusnya kontainer Asian Games di atas trotoar di Senayan tidak hanya digeser.

    Baca juga: Ternyata, Ini Alasan Anies Renovasi Trotoar Mepet ke Asian Games

    “Box harusnya digusur bukan hanya digeser karena trotoar untuk pejalan kaki,” ujar Alfred Sitorus kepada Tempo pada Sabtu 5 Agustus 2018.

    Awalnya kata Alfred kontainer itu menghalangi jalur untuk sepeda. Malah sekarang di tempatkan di guiding block atau garis pemandu buat disabilitas.

    “Untuk hal itu harusnya ditangani pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” paparnya.

    Sejumlah kontainer untuk penjualan tiket Asian Games 2018 berjajar di sepanjang trotoar kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 3 Agustus 2018.

    Kontainer loket itu untuk acara pembukaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau GBK, Senayan, pada 18 Agustus 2018. Adanya kontainer tersebut justru menghalangi jalur sepeda yang berada di sepanjang jalur hijau itu.

    SebelumnyaCo-Founder Bike to Work Indonesia, Toto Sugito, menilai pemerintah tidak serius membangun  jalur sepeda di Ibu Kota. Buktinya, kata Toto, jalur sepeda di kawasan Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Selatan, terhalang tiang lampu listrik dan tiang rambu lalu lintas.

    Baca juga: Viral Humor Halte dan Trotoar Rumput, Sandiaga Uno Bingung

    Pembangunan trotoar ini dilakukan oleh rekanan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

    “Pembuatan jalur sepeda tersebut tidak direncanakan dengan baik, tidak dengan visi yang jelas," kata Toto saat dihubungi Tempo, Rabu, 1 Agustus 2018.

    Toto tak melihat keseriusan pemerintah untuk membangun jalan Jakarta yang ramah bagi pesepeda dan pejalan kaki. Pembuatan jalur sepeda di kawasan GBK Senayan hanya upaya mengakomodasi rencana yang sudah dibuat.

    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merevitalisasi jalur pedestrian di kawasan GBK menjelang Asian Games 2018.

    "Jadi membuat hanya memenuhi target kerja, pokoknya sudah ada jalur sepeda tanpa membuat studi lebih dahulu, yang menurut kami sebenarnya tidak sulit," ujar Toto.

    Toto mengaku pernah membuat rancangan master plan jalur sepeda di Jakarta. Rancangan tersebut sempat dibahas bersama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Green Map pada 2009.  

    Simak juga: Momen Jokowi - Anies Tinjau Trotoar dan Jajal Pelican Crossing

    “Seharusnya pemerintah DKI masih menyimpan arsipnya,” ujar Toto.

    Sayangnya, saat ini ada kontainer loket Asian Games di atas trotoar yang menutupi jalur sepeda dan warga disabel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.