Senin, 20 Agustus 2018

Ini Isi Rumah Haji Tarlani yang Dijadikan Pabrik Pil PCC

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah tinggal tiga lantai di Kaveling DPR, Cipondoh, Tangerang yang dijadikan pabrik pembuatan ribuan pil PCC. TEMPO/Joniansyah Hardjono

    Rumah tinggal tiga lantai di Kaveling DPR, Cipondoh, Tangerang yang dijadikan pabrik pembuatan ribuan pil PCC. TEMPO/Joniansyah Hardjono

    TEMPO.CO, Tangerang - Polisi telah menggerebek pabrik pembuatan pil PCC (paracetamol, caffeine, carisoprodol) di Kaveling DPR Kelurahan Kenanga Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. Peabrik itu sehari-hari menjadi rumah tinggal bagi keluarga Tarlani. "Home industri pembuatan PCC itu beroperasi sudah tiga bulan," ujar Kepala Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Arief Ardiansyah, Senin, 6 Agustus 2018.

    Baca: 30 Pelajar Kendari Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Akibat Narkoba  

    Di lingkungan Kaveling DPR, Tarlani dikenal sebagai seorang haji yang dermawan. "Dia aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dia juga ketua pembangunan masjid di lingkungan ini," kata Ketua RT setempat Joko Santoso.

    Berdasarkan pengamatan Tempo, rumah milik Tarlani terdiri atas tiga lantai. Sekilas tidak ada yang janggal dengan rumah itu. Lantai satu dan lantai dua terlihat normal seperti rumah pada umumnya. Ada kamar tidur, dapur, ruang makan, dan ruang keluarga.

    Namun, ketika kejanggalan baru terlihat di lantai tiga. Ruangan di lantai itu dipenuhi dengan bubuk warna putih yang merupakan bahan baku pembuatan pil PCC, Zenith dan Yarindo.

    Dua kamar ternyata digunakan untuk meracik bahan baku. Setelah diracik, bahan baku masukan kedalam mesin oven berukuran besar. "Setelah adonan mengeras karena proses oven, kembali dihaluskan dan diayak," kata Arief. Seluruh proses tersebut dilakukan dilantai tiga rumah itu.

    Baca: Polisi Sita 1,2 Ton Barang Bukti dari Pabrik PCC di Cipondoh

    Setelah bahan jadi, barulah proses pencetakan dilakukan di sebuah kamar di lantai 1. Dalam kamar berukuran 3x 4 meter itu terdapat mesin mencetak pil berbagai ukuran. "Dalam sehari home industri ini mampu memproduksi 30 ribu pil berisi narkotika golongan 1," kata Arief.

    Pabrik narkotika itu terungkap setelah polisi menemukan paket berisi pil PCC yang dikirim melalui kargo Bandara Soekarno-Hatta pada pertengahan Juli lalu. Setelah ditelusuri ditelusuri, polisi akhirnya menemukan kediaman Tarlani. Polisi sudah menetapkan 10 orang sebagai tersangka, termasuk Tarlani dan istrinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.