Rabu, 17 Oktober 2018

Untuk Asian Games, Polres Jakarta Selatan Terjunkan 600 Personel

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana simulasi pengamanan atlet Asian Games 2018 dari terorisme di Pondok Indah Golf Course, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin 6 Agustus 2018. Tempo/Adam Prireza

    Suasana simulasi pengamanan atlet Asian Games 2018 dari terorisme di Pondok Indah Golf Course, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin 6 Agustus 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.Co, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan akan menerjunkan 600 personel untuk mengamankan venue pertandingan Asian Games yang masuk ke dalam wilayah hukumnya. "Di wilayah kami itu ada dua venue pertandingan dan tiga venue latihan," kata Kepala Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar di Pondok Indah Golf Course, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin, 6 Agustus 2018.

    Baca: Di Bekasi, Sekolah Dekat Venue Asian Games Tak Akan Diliburkan

    Adapun venue pertandingan yang berada di Jakarta Selatan adalah Pondok Indah Golf Course untuk cabang olah raga golf, serta Gelanggang Olah Raga (GOR) Bulungan, Kebayoran Baru, untuk pertandingan bola voli.

    GOR Bulungan sebelumnya direncanakan hanya menjadi tempat latihan, namun Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) meminta tempat itu menjadi venue pertandingan bola voli putra-putri hingga tingkat semi final. "Tempat latihan itu ada tiga, di Jagakarsa, Ragunan, dan Simprug," ujar Indra.

    Baca: Jakarta Liburkan Hingga 70 Sekolah Saat Asian Games, Ini Daftarnya 

    Asian Games 2018 akan berlangsung di Palembang dan Jakarta pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Sejauh ini, lebih dari separuh negara-negara Asia telah menyatakan kesiapannya untuk berlaga di ajang olahraga terbesar tingkat benua Asia itu. Sebagian besar pertandingan akan dimainkan di Jakarta, sedangkan Palembang kebagian 13 cabang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.