Serapan APBD DKI 2018 Diprediksi Naik di Akhir Tahun, Sebab...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dalam acara Coffe Morning yang diadakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Agung, Jakarta, 25 Oktober 2017. Tempo/Ilham fikri

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dalam acara Coffe Morning yang diadakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Agung, Jakarta, 25 Oktober 2017. Tempo/Ilham fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah DKI Jakarta menilai peningkatan jumlah serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD DKI 2018 akan terjadi pada akhir tahun ini.

    "(Peningkatan serapan APBD DKI) saya rasa November-Desember, ya," kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Rabu, 8 Agustus 2018.

    Baca: Jawaban Sandiaga Uno Ihwal Mahar Rp 500 Miliar: Thank You Banget

    Seperti diketahui, per 31 Juli 2018 lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat jumlah serapan APBD senilai Rp 27,41 triliun atau 36,51 persen dari APBD DKI, yang mencapai Rp 77,11 triliun.

    Pemprov DKI mencatat serapan APBD tersebut belum mencapai target 40,82 persen hingga akhir Juli tahun ini. Kendati demikian, serapan tersebut bertumbuh pesat dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang hanya mencapai 24 persen dari total APBD.

    Saefullah mengatakan jumlah serapan tersebut per Rabu, 8 Agustus, telah naik kembali. Namun dia tidak menyebutkan secara rinci perkembangan serapan ini. "Penyerapan setiap saat berubah," ujarnya.

    Simak: Pembangunan Tiga Rusun di DKI Tahun Ini Dibatalkan

    Berdasarkan data dalam link publik.bapedadki.net, serapan APBD per Rabu telah mencapai 38,79 persen atau setara Rp 27,61 triliun.

    Saefullah menambahkan, anggaran yang tak terserap sesuai dengan target ini kemungkinan karena beberapa proyek masih dalam proses pengadaan barang dan/atau jasa.

    "Ya, itu mungkin yang anggarannya banyak di pengadaan. Pengadaan kan memang bayarnya di akhir, akan tetapi yang penting prosesnya sudah jalan," tuturnya.

    Menurutnya, antar-satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sering melakukan koordinasi untuk segera merealisasikan anggaran. Adapun Gubernur dan Wakil Gubernur DKI telah memberikan arahan kepada para SKPD tersebut dalam rapat rutin di Balai Kota, Jakarta Pusat. Bahkan ada pendampingan khusus bagi SKPD yang membutuhkan masukan.

    "Kita sudah arahkan berkali-kali dan kita sudah minta pendampingan. Kalau SKPD ragu, ya, tanya," ucap Saefullah.

    Baca juga: Begini Anies Blak-blakan Soal Sandiaga Uno dan Cawapres Prabowo

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebutkan ada delapan dinas yang penyerapan anggarannya di atas target Juli tahun ini. Dia mengklaim dinas tersebut antara lain Dinas Kesehatan capaiannya 9,82 persen di atas target, Dinas Bina Marga 10,85 persen, Dinas Pendidikan 1,25 persen, serta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan 0,95 persen.

    "Memang Dinas Sumber Daya Air ini masih mengalami kendala dan ada penyerapannya di level 20,25 persen, yaitu jauh di bawah target mereka, 51,19 persen," katanya terkait dengan APBD DKI, Selasa, 7 Agustus 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.