Jumat, 14 Desember 2018

Berpotensi Ditinggal Sandiaga Maju Cawapres, Begini Respons Anies

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) bergurau saat halal bihalal pasca libur lebaran di Balaikota, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) bergurau saat halal bihalal pasca libur lebaran di Balaikota, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Nama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto semakin kencang.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dirinya belum memikirkan soal pengganti Sandiaga jika nanti benar maju dalam Pemilihan Presiden 2019.

    Baca : BKDH DKI Sebut Belum Ada Pengunduran Diri dari Sandiaga Uno

    Saat ini, Anies tengah menunggu konfirmasi pencalonan Sandiaga dalam Pilpres 2019. “Sampai semuanya final dulu baru kami bicarakan, kan belum final kan, kalau sudah final baru,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Kamis, 9 Agustus 2018.

    Nama Sandiaga dua hari belakangan menguat sebagai kandidat calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019.

    Simak juga :
    Jawaban Sandiaga Uno Ihwal Mahar Rp 500 Miliar: Thank You Banget

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan nama Sandiaga memang muncul dalam bursa cawapres Prabowo.

    Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Alynuddin juga mengatakan, sekitar sepekan lalu, Prabowo menawarkan nama Sandiaga sebagai cawapres kepada pimpinan PKS. "Sekarang ini, ya, Pak Sandiaga Uno," katanya kepada Tempo, Selasa, 7 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.