Minggu, 21 Oktober 2018

Kali Item Masih Bau, Sandiaga: Ketiak Dicium dari Dekat Juga Bau

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di acara Ijtima' Ulama GNPF di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di acara Ijtima' Ulama GNPF di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan bau Kali Sentiong atau Kali Item yang melintas di samping Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sudah jauh berkurang. Meski baunya sesekali masih tercium, Sandiaga mengatakan hal tersebut bisa diterima.

    Baca: Menjelang Asian Games, Sandiaga Uno Stop Produksi Tempe Kali Item

    "Kalau berdiri di pinggir kali kan pasti akan tercium. Sama kayak ketek gitu, ya. Kalau ketiak dari posisi biasa kan tidak tercium. Tapi kalau dekat, kecium-lah," ujar Sandiaga, Kamis malam, 9 Agustus 2018.

    Menurut Sandiaga, yang terpenting adalah bau tersebut tidak sampai ke kompleks Wisma Atlet. Terutama di bagian kafetaria, tempat para atlet makan. Mulai 10 Agustus ini, atlet peserta Asian Games berdatangan ke Indonesia. "Jadi, ya, sudah bisa acceptable-lah karena saya tadi coba di sini. Dan kalau di beberapa tempat, sudah tidak terlalu tercium aromanya," kata Sandiaga.

    Kali Sentiong belakangan lebih populer sebagai Kali Item karena warnanya hitam dan baunya tidak sedap. Keberadaan kali itu menjadi buah bibir di tengah persiapan Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Terutama setelah Gubernur Jakarta Anies Baswedan memutuskan menutup atau menyelubunginya dengan waring hitam. 

    Baca: Kali Item Disorot Media Asing, Sandiaga Uno Tak Ambil Pusing

    Kali Item memang melintas dekat Wisma Atlet Kemayoran yang akan menjadi pemondokan untuk sekitar 15 ribu atlet dan ofisial dari 45 negara peserta Asian Games yang berlangsung pada 18 Agustus-2 September nanti. Belakangan Anies Baswedan menyatakan bau sudah bisa diatasi meski waring juga diperluas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.