Selasa, 11 Desember 2018

Marak Prostitusi, Agen Pemasaran Kalibata City: Bisa Sewa Harian

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satu di antara menara atau tower yang ada di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Kamis 9 Agustus 2018. Praktik prostitusi diduga marak di apartemen ini. Tempo/Edo Juvano

    Satu di antara menara atau tower yang ada di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Kamis 9 Agustus 2018. Praktik prostitusi diduga marak di apartemen ini. Tempo/Edo Juvano

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah agen pemasaran properti disangka terlibat dalam bisnis prostitusi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Mereka ikut andil lewat praktik sewa harian unit-unit apartemen titipan.

    Baca:
    Prostitusi di Kalibata City, Apa Kata Pengelola tentang Sewan Harian?
    Marak Prostitusi, Lurah Sebut 70 Persen Apartemen Kalibata City Disewakan

    “Pemiliknya tidak bisa menyewakan secara langsung. Jadi kunci dititipkan ke mereka (agen),” ujar seorang penghuni unit Apartemen Kalibata City yang kenal dekat dengan praktik dan bisnis prostitusi tersebut.

    Menurut dia, agen mengejar keuntungan lebih besar ketika menawarkan atau menerima tawaran sewa unit apartemen harian. Tarif untuk sewa harian di Apartemen Kalibata City disebutkan Rp 300 - 400 ribu.

    "Dan setiap tower ada broker atau agennya," kata penghuni dari tower Cendana itu ketika ditemui Kamis 9 Agutus 2018.

    Tempo mencari dan berkomunikasi dengan satu di antara 30-an agen pemasaran unit Apartemen Kalibata City tersebut. Informasi dari sumber terbukti bukan isapan jempol karena si agen menyatakan, “bisa sewa harian.”

    Agen itu ditemui Tempo di Tower Ebony pada hari yang sama. Dia mematok tarif sewa Rp 350 ribu per hari untuk unit yang mempunyai dua kamar dan unit berada di apartemen kategori residen.

    Sedangkan, untuk unit dengan hanya satu kamar, dia memasang tarif sewa 300 ribu per hari. Kedua paket harga sewa itu, khusus untuk kluster residen, sudah termasuk fasilitas wifi gratis.

    Baca juga:
    Penjaja Seks di Kalibata City: Security Gue yang Handle

    Harga sewa akan lebih tinggi, yakni Rp 400 ribu per hari, bila menginginkan unit di tower dengan kategori Green Palace. Fasilitas di tower ini ditambahkan kolam renang, sauna, dan area kebugaran.

    Dalam penggerebekan terbaru pada 2 Agustus 2018 lalu polisi menetapkan tiga orang tersangka. Dua di antaranya adalah agen properti di apartemen 18 tower tersebut. Ketiganya terjaring setelah polisi menangkapi 32 orang yang 17 di antaranya adalah perempuan penjaja seks.

    General Manager Apartemen Kalibata City, Ishak Lopung, membantah adanya praktik sewa harian. Terhadap praktik menyimpang para agen pemasaran itu, dia menyatakan siap menerapkan sanksi. Mereka yang ketahuan memasarkan sewa harian akan dimatikan acces card yang dimiliki. 


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.