Rabu, 26 September 2018

Ahok Sudah Tahu Jokowi Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapres

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kiri) berbincang dengan penasehat hukumnya saat menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 29 Maret 2017. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kiri) berbincang dengan penasehat hukumnya saat menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 29 Maret 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Natanael Omposunggu menyatakan Ahok telah mengetahui Presiden Jokowi menggandeng Ketua MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres.

    Baca: Ditegaskan, Surat Ahok Ajak Relawan dan Teman Dukung Jokowi

    “Sudah (mengetahui pencalonan keduanya pada pilpres 2019),” ujar staf Ahok itu kepada Tempo, Jumat, 10 Agustus 2018.

    Namun belum ada pesan apa pun dari Ahok, baik kepada Jokowi maupun para pendukungnya perihal pilpres 2019.  Menurut Natanael, dia belum berjumpa dengan Ahok pada hari ini. 

    “Enggak ada, belum berjumpa,” ujar Natanael.

    Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memberi dukungan kepada relawan Joko Widodo atau Jokowi untuk memperjuangkan jabatan presiden dua periode.

    Dukungan tersebut ia tuliskan melalui selembar kertas yang tersebar di media sosial. Surat tersebut dilengkapi tanda tangan Ahok tertanggal 24 Juli 2018 yang ditulisnya di balik Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

    Terus berjuang untuk pak Jokowi 2 periode, salam BTP,” tulis Ahok. Surat itu ditujukan kepada GK-JO atau Galang Kemajuan Jokowi, yang merupakan salah satu kelompok relawan Jokowi.

    Baca: Foto di Era Ahok Viral, Begini Kali Item Dulu dan Sekarang

    Dukungan Ahok disampaikan dari balik tahanan Mako Brimob karena ia tersandung kasus penistaan agama. Ahok divonis bersalah dengan hukuman 2 tahun penjara.

    Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin pernah menjadi saksi ahli yang memberatkan pada kasus penistaan agama Ahok. MUI, yang dipimpin oleh Ma'ruf Amin, juga mengeluarkan fatwa mengenai ucapan Ahok mengenai surah Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.