Jalur KRL Lintas Bogor di Manggarai Dialihkan, Ini Dampaknya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stasiun Manggarai. TEMPO/Subekti

    Stasiun Manggarai. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalur penumpang kereta rel listrik atau KRL lintas Bogor menuju Jakarta Kota/Angke/Jatinegara di Stasiun Manggarai dialihkan. Pengalihan jalur untuk penumpang KRL lintas Bogor itu adalah dampak pembangunan stasiun menjadi stasiun sentral.

    Baca: Perluasan Ganjil Genap, Penumpang KRL Bertambah 23 Persen

    "Semula, KRL lintas Bogor melewati arah Sudirman ke Jakarta Kota biasanya masuk di jalur 6 dan 7, kini berganti jalur menjadi 8 dan 10," ujar Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunnisa saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 11 Agustus 2018.

    Terkait dengan pembangunan Stasiun Manggarai, Eva mengungkapkan akan ada perubahan arus secara bertahap dan pelayanan operasional KRL akan tetap dilakukan hingga ditetapkan pemindahan jalur, khususnya bagi KRL lintas Bogor-Jakarta Kota.

    Stasiun Manggarai akan dijadikan pemberhentian terakhir bagi kereta jarak jauh dan bakal berubah menjadi stasiun sentral yang lebih modern.

    Sebagai dampak dari perubahan jalur tersebut, waktu tempuh KRL lintas Bogor menuju Jakarta Kota/Angke/Jatinegara akan bertambah 5-10 menit.

    Baca: Kisruh Tiket KRL, LBH Desak Adanya Standar Pelayanan Minimal

    "Untuk perjalanan KRL tersebut tidak ada perubahan sehingga kita mengimbau pengguna untuk mengatur kembali waktu keberangkatannya," ucap Eva.

    Menurut keterangan resmi KCI, jalur rel kereta di Stasiun Manggarai akan dibangun dua tingkat untuk memisahkan antara jalur kereta jarak jauh, KRL Jabodetabek, dan kereta komuter bandara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.