Tak Jadi Untuk Asian Games, Begini Progres LRT Kelapa Gading

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di Stasiun LRT Boulevard Utara, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 Agustus 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Suasana di Stasiun LRT Boulevard Utara, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 Agustus 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengakui stasiun light rail transit atau LRT Velodrome-Kelapa Gading, yang semula direncanakan untuk Asian Games, belum rampung sepenuhnya. Namun pembangunan lima stasiun LRT di sepanjang rute Velodrome-Boulevard Utara, Kelapa Gading, telah rampung 87-95 persen.

    Baca: LRT Bukan untuk Asian Games 2018, Anies: Ngapain Atlet ke Mall?

    Kelima stasiun LRT itu adalah Stasiun Velodrome, Equestrian, Pulomas, Boulevard Selatan, dan Boulevard Utara.

    Direktur Proyek LRT Jakarta Iwan Takwin mengatakan pembangunan stasiun memang belum rampung. "Tapi untuk jalur keretanya sudah 100 persen rampung," katanya saat dihubungi, Sabtu, 11 Agustus 2018.

    Tempo menelusuri proses pembangunan LRT dari Stasiun Boulevard Utara, yang berada tepat di depan Kelapa Gading Mall, sampai Stasiun Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur. Jarak dari Stasiun Boulevard Utara sampai Velodrome sekitar 5 kilometer.

    Dari pantauan Tempo di setiap stasiun, masih banyak pekerja yang mengerjakan sejumlah sisi bangunan yang belum rampung. Di Stasiun Boulevard Utara, misalnya, tangga untuk pejalan kaki terlihat belum selesai sepenuhnya.

    Baca: INASGOC Sangsi LRT Akan Digunakan untuk Atlet Asian Games

    Bahkan beberapa sisi lantai tangga belum dipasangi marmer. Selain itu, tiang pembatas tangga belum semuanya terpasang di empat tangga pejalan kaki di stasiun tersebut.

    Gate masuk stasiun pun belum terpasang. Mesin gate LRT masih terbungkus di kotak kardusnya.

    Keadaan serupa juga terlihat di Stasiun Velodrome. Kedua stasiun tersebut bakal diuji operasi kereta ringan LRT. "Dari Stasiun Boulevard Utara, nanti langsung ke Velodrome. Jadi tidak berhenti di stasiun lain, hanya di dua stasiun itu," ucap Asisten Manajer Bidang Sipil PT Jakpro Ramdani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.