17 Kuda dari Belgia Tiba di Soekarno - Hatta untuk Asian Games

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet kuda berlatih di arena pacuan kuda Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018, Jakarta 14 Juli 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Atlet kuda berlatih di arena pacuan kuda Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018, Jakarta 14 Juli 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Tangerang -  Badan Karantina Pertanian menerima 17 kuda yang akan berlomba di ajang Asian Games 2018. Hewan yang berasal dari Belgia itu dikirim menggunakan kargo dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu 11 Agustus 2018.

    Baca: Asian Games 2018, Pacuan Kuda Pulomas Cuma Kurang Pasir Impor

    Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, Agus Sunanto, mengatakan belasan kuda tersebut diangkut menggunakan pesawat khusus dari kota Liege, Belgia. "Kuda-kuda tersebut mewakili empat negara yakni, Kyrgyztan, Uzbekiztan, Iran, dan Indonesia," ujar Agus.

    Saat ini hewan-hewan itu ditangani dan dalam pengawasan langsung Tim teknis Karantina Hewan Bandara Soekarno Hatta. "Kami memastikan kesehatan dan keamanan kuda ini sesuai dengan persyaratan internasional," kata Agus. Pengawasan ini untuk menjamin kuda-kuda itu sehat dan dapat diperlombakan.

    Baca: Asian Games 2018, Pemerintah Kebut Proyek Pacuan Kuda

    Menurut Agus, kedatangan kuda Asian Games ini adalah yang kedua kalinya. Kuda yang datang pertama pada 29 Juli 2018, berasal dari Tiongkok. "Saat ini semuanya masih berada dalam masa perkarantinaan," ujar Agus. Rencananya, pada 14 Agustus mendatang akan tiba lagi sebanyak 38 kuda asal Eropa untuk 20 negara peserta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.