Wagub DKI Usai Ditinggal Sandiaga, Mardani: Terserah Elit Partai

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Mardani Ali Sera. Mardani adalah kader Partai Keadilan Sejahtera. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Mardani Ali Sera. Mardani adalah kader Partai Keadilan Sejahtera. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon pengganti Sandiaga Uno di kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta masih belum ditentukan, diduga karena alotnya pembahasan.

    Dua partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017 lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra bakal menyodorkan masing-masing satu nama pengganti.

    Baca : Siapa Wagub Pengganti Sandiaga Uno, Ini Kata Gerindra

    Di PKS, nama Mardani Ali Sera menjadi salah satu kandidat. Ketika ditanya kesiapannya untuk mengisi kursi kosong peninggalan Sandiaga Uno yang maju cawapres di Pilpres 2019, Wakil Sekretaris Jenderal PKS itu memilih untuk menyerahkan pada keputusan partai.

    Awak media memotret Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berpelukan dengan Sandiaga Uno seusai pengunduran diri Sandiaga sebagai Wakil Gubernur DKI di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Tempo/Andita Rahma

    "Saya serahkan pada pimpinan partai," kata Mardani kepada Tempo melalui pesan singkat, Ahad, 12 Agustus 2018.

    Sandiaga Uno mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Prabowo dan Sandiaga diusung oleh Partai Gerindra, PAN dan PKS. Selain itu, Demokrat juga telah menyatakan dukungan pada pasangan Prabowo-Sandiaga.

    Simak juga : Proyek Skybridge Dihentikan Sementara Karena Pasokan Solar Seret 

    Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PKS Abdul Hakim berujar kandidat calon pengganti Sandiaga Uno masih tengah dibahas. Namun, dia tidak membantah bahwa Mardani Ali Sera merupakan salah satunya.

    "Ya. Salah satunya beliau," kata Abdul Hakim ketika dihubungi wartawan, Jumat, 10 Agustus 2018 tentang sosok pengganti Sandiaga ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.