Disosialisasikan Luas, Perjalanan KRL Tambah 5-10 Menit

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menunggu untuk menaiki KRL Commuter Line di Stasiun Manggarai Jakarta, 26 Juni 2017. ANTARA/Wahyu Putro A

    Penumpang menunggu untuk menaiki KRL Commuter Line di Stasiun Manggarai Jakarta, 26 Juni 2017. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta – Sosialisasi perubahan jalur kereta komuter KRL relasi Bogor di Stasiun Manggarai disosialisasikan luas di sejumlah stasiun lainnya. Perubahan jalur yang membuat perjalanan penumpang bertambah 5-10 menit tersebut diminta diantisipasi oleh para pengguna jasa kereta komuter.

    Baca berita sebelumnya:

    Jalur KRL Lintas Bogor di Manggarai Dialihkan, Ini Dampaknya 

    Sosialisasi ini, misalnya, dilakukan di Stasiun Rawabuntu, Tangerang Selatan, Senin 13 Agustus 2018. Para pengguna jasa kereta komuter diminta mengantisipasi perubahan itu dengan cara mengatur ulang waktu keberangkatan. 

    Perubahan atau perpindahan jalur di Stasiun Manggarai telah terjadi sejak Sabtu 11 Agustus 2018. Penyebabnya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan memberhentikan sementara operasional jalur enam dan tujuh Stasiun Manggarai.

    "Pelaksanaan pemindahan jalur tersebut akan berdampak pada perubahan pola operasi KRL Bogor Line," kata Vice President Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Indonesia, Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulisnya, Senin 13 Agustus 2018.

    Menurut Eva, perjalanan penumpang KRL akan bertambah sekitar 5-10 menit. Misalnya, rute KRL Bogor-Jakarta Kota yang semula 1 jam 55 menit menjadi 2 jam atau 2 jam 5 menit.

    Saat ini, pemerintah sedang merevitalisasi Stasiun Manggarai agar dapat menjadi stasiun kereta api sentral yang modern. Satu bentuk revitalisasi dengan membangun proyek dua jalur ganda atau double-double track (DDT) paket A Stasiun Manggarai-Jatinegara.

    Baca juga:

    Polisi Ringkus Pelajar Tersangka Tawuran Sadistis di Tangsel

    3 Griya Pijat Tak Berizin Masih Beroperasi Usai Digerebek

    Untuk menyelesaikan fase pertamanya pada tahun ini, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub menonaktifkan jalur enam dan tujuh Stasiun Manggarai. Sebagai gantinya, perjalanan KRL Bogor Line akan melalui jalur 8 dan 10 Stasiun Manggarai.

    Alhasil, perjalanan KRL di jalur itu akan berjejal. "Pengguna KRL diimbau agar mengatur kembali perjalanannya dengan memilih keberangkatan lebih awal," ujar Eva seperti yang diumumkan di stasiun-stasiun.

    Revitalisasi Stasiun Manggarai akan membuat pemisahan jalur kereta api, yaitu antara kereta api jarak jauh, kereta api commuter Indonesia, dan kereta api bandara. Pemerintah juga membangun Stasiun Manggarai menjadi tiga lantai. Pembangunan ini ditargetkan selesai akhir 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.