Disebut Tersangka Oleh Kubu Nikita Mirzani, Ini Kata Sam Aliano

Sam Aliano saat menyambangi gedung KPK, di Jakarta, 20 November 2017. Ia menyatakan siap memberikan hadiah uang tunai Rp1 miliar untuk yang menemukan perusak karangan bunga miliknya yang ditujukan untuk menyindir Setya Novanto. TEMPO/Wildan Aulia Rahman

TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Sam Aliano yakin dirinya tak bersalah atas tuduhan pencemaran nama baik Nikita Mirzani. Sam juga membantah dirinya telah ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut. 

Baca: Ngebet Jadi Capres, Sam Aliano Heran Belum Ada Partai yang Dukung

Hingga kini Sam Aliano tak menerima informasi apapun dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya ihwal penetapan tersangka itu.

"Tidak ada itu (informasi kasus naik penyidikan). Mereka (polisi) membantah ada kabar seperti ini," kata Sam Aliano di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Agustus 2018.

Sam Aliano mengatakan, dirinya sudah dua kali menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro. Dia dimintai keterangan terkait laporan Nikita Mirzani. Pemeriksaan berlangsung pada Oktober 2017 dan Januari 2018.

Pengusaha Turki yang sempat mempromosikan dirinya sendiri sebagai calon presiden itu mengaku siap menghadapi proses selanjutnya bila polisi menaikkan laporan Nikita ke penyidikan.

Dia bersikukuh tak menghina ataupun mencemarkan nama baik Nikita Mirzani.

"Saya taat hukum tapi ini kita bayangkan kasusnya sudah satu tahun. Tidak ada sesuatu yang mengaitkan saya bersalah," ujar Sam.

Baca: Dilaporkan Nikita Mirzani ke Polisi, Sam Aliano Minta Damai

Sebelumnya, beredar kabar bahwa polisi telah menjadikan Sam Aliano sebagai tersangka. Bahkan kuasa hukum Nikita Mirzani menggelar konferensi pers untuk memaparkan penetapan tersangka Sam Aliano.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, penyidik belum menetapkan Sam Aliano sebagai tersangka. "Sampai sekarang penyidik belum menyatakan hal tersebut," ujar Argo saat dikonfirmasi.






Belum Berdamai dengan Penggemar Lesti Kejora, Dewi Perssik: Kuncinya Mami Saya

2 hari lalu

Belum Berdamai dengan Penggemar Lesti Kejora, Dewi Perssik: Kuncinya Mami Saya

Selebritas Dewi Perssik memenuhi undangan Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses mediasi dengan tersangka kasus dugaan pelanggaran UU ITE.


Pemerintah Umumkan Pasal Pencemaran Nama Baik Dihapus dari UU ITE

3 hari lalu

Pemerintah Umumkan Pasal Pencemaran Nama Baik Dihapus dari UU ITE

Pemerintah mengumumkan pasal pencemaran nama baik dan penghinaan di dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) akan dihapus lewat RKUHP.


2 Polisi Teriak Penghinaan SARA ke Pelapor Kehilangan, Kapolsek Palmerah: Diperiksa Provos

7 hari lalu

2 Polisi Teriak Penghinaan SARA ke Pelapor Kehilangan, Kapolsek Palmerah: Diperiksa Provos

Dodi Abdurohim mengemukakan, dua personel sedang menjalani pemeriksaan oleh Provos Polres Metro Jakarta Barat karena diduga melakukan penghinaan.


Anggota Komisi Hukum DPR Anggap Definisi Penghinaan Pemerintah di RKUHP Tak Jelas

7 hari lalu

Anggota Komisi Hukum DPR Anggap Definisi Penghinaan Pemerintah di RKUHP Tak Jelas

Dalam draf RKUHP terbaru 24 November 2022, pemerintah menambah ayat dan penjelasan sehingga pasal ini memuat empat ayat.


Bareskrim Pastikan Tak Tangkap Pemilik Akun Twitter Penghina Iriana Jokowi, Ini Alasannya

8 hari lalu

Bareskrim Pastikan Tak Tangkap Pemilik Akun Twitter Penghina Iriana Jokowi, Ini Alasannya

Bareskrim Polri memastikan tak akan menangkap pemilik akun twitter @koprofilJati yang diduga menghina atau mengolok-olok Ibu Negara, Iriana Jokowi.


Bacakan Eksepsi, Nikita Mirzani Nukil Ayat Al Quran dan Menangis Ingat Tiga Anaknya

10 hari lalu

Bacakan Eksepsi, Nikita Mirzani Nukil Ayat Al Quran dan Menangis Ingat Tiga Anaknya

Hari ini Nikita Mirzani membacakan eksepsi atas dakwaan jaksa. Membuka dengan nukilan ayat Al Quran bahwa Allah SWT Maha Adil.


Nikita Mirzani Jalani Sidang Hari Ini, Siapkan 9 Bantahan & Minta Ditangani Dewan Pers

11 hari lalu

Nikita Mirzani Jalani Sidang Hari Ini, Siapkan 9 Bantahan & Minta Ditangani Dewan Pers

Nikita Mirzani, hari ini, Senin, 21 November 2022, untuk kedua kalinya menjalani sidang di Pengadilan Negeri Serang.


Iriana Jokowi Diolok-olok, PSI: Semua Ibu Tidak Layak Dihina karena Penampilan Fisiknya

13 hari lalu

Iriana Jokowi Diolok-olok, PSI: Semua Ibu Tidak Layak Dihina karena Penampilan Fisiknya

PSI menilai pelaku unggahan olok-olok terhadap Ibu Negara iriana Jokowi harus dihukum agar bisa memberikan efek jera.


Dewi Perssik Kembali Polisikan Haters di Polres Metro Depok

13 hari lalu

Dewi Perssik Kembali Polisikan Haters di Polres Metro Depok

Alasan Dewi Perssik melaporkan haters atau orang-orang yang membencinya tersebut karena kontrak kerjanya terganggu akibat kegaduhan di medsos.


Richard Lee Menang Praperadilan, Kartika Putri Tak Tinggal Diam

13 hari lalu

Richard Lee Menang Praperadilan, Kartika Putri Tak Tinggal Diam

Kartika Putri tetap meneruskan perkaranya dengan Richard Lee dan akan menyiapkan upaya-upaya hukum lain.