Pembunuhan Perempuan di Kontrakan, Polisi Tangkap Suami Korban

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penemuan mayat/pembunuhan. Shuttertock

    Ilustrasi penemuan mayat/pembunuhan. Shuttertock

    TEMPO.CO, Depok - Polisi menangkap pelaku pembunuhan terhadap Risma Sitinjak, perempuan yang ditemukan tewas di kontrakannya. Pelaku merupakan suami korban, yakni Yeremia Sitompul.

    Baca: Polisi Butuh 25 Hari Buru Otak Pembunuhan Herdi Sibolga

    “Penangkapan pada Senin kemarin,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Bintoro saat dihubungi Tempo, Selasa, 14 Agustus 2018.

    Menurut Bintoro, pelaku ditahan di Polresta Depok. Polisi masih mendalami motif pembunuhan perempuan 30 tahun itu.

    "Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Depok, dan Polsek Cimanggis," katanya.

    Polisi, kata Bintoro, sudah memiliki bukti kuat bahwa pelaku pembunuhan adalah suami korban. Bukti-bukti tersebut berdasarkan keterangan saksi serta hasil autopsi jasad korban.

    "Hasil autopsi jenazah, korban tewas tidak wajar dengan adanya cekikan di leher dan benturan keras di kepala," tuturnya.

    Risma Sitinjak ditemukan tewas di rumah kontrakannya, Jalan Ciherang, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Polisi curiga kematian Risma tidak wajar karena menemukan sejumlah kejanggalan.

    Baca: Perempuan Tewas di Rumah Kontrakan, Polisi Menemukan Kejanggalan

    Juru bicara Polresta Depok, Inspektur Dua I Made Budi, mengatakan jasad Risma ditemukan pertama kali oleh dua temannya, yaitu Arga Pranata, 22 tahun, dan Puji Suprianto, 23 tahun.

    “Dia didapati tidak bernyawa dan sudah membengkak, diperkirakan sudah tiga hari meninggal,” katanya.

    Menurut polisi, Arga datang ke rumah Risma pada Ahad lalu sekitar pukul 21.30. Kedatangannya itu atas permintaan Mona, sahabat Risma.

    Awalnya, Mona curiga karena tidak bisa menghubungi Risma. Dia merasa mendapat firasat buruk setelah Risma hadir dalam mimpinya.

    Mona selanjutnya meminta bantuan Arga untuk datang ke rumah kontrakan Risma. Arga mendapati rumah kontrakan kawannya itu tergembok. Ia kemudian masuk dengan membuka paksa pintu rumah.

    “Setelah pintu terbuka, saksi mencium bau tidak sedap,” kata Made. “Lalu dia mendapati korban sudah tidak bernyawa. Saksi kemudian menghubungi polisi.”

    Made mengatakan polisi telah memeriksa rumah kontrakan tempat pembunuhan Risma. Polisi menemukan sejumlah kejanggalan yang menunjukkan Risma tewas secara tidak wajar. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.