Anies Luncurkan 32 Stasiun Pengisian Daya Ponsel Tenaga Surya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencoba mengisi daya telepon genggam pada solar charging station di Monas, Selasa, 14 Agustus 2018. Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Berau Coal menyediakan 32 stasiun pengisian listrik bertenaga surya (solar charging dtation) untuk memenuhi kebutuhan sarana di 14 venue pertandingan dan latihan Asian Games 2018. TEMPO/Tony Hartawan

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencoba mengisi daya telepon genggam pada solar charging station di Monas, Selasa, 14 Agustus 2018. Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Berau Coal menyediakan 32 stasiun pengisian listrik bertenaga surya (solar charging dtation) untuk memenuhi kebutuhan sarana di 14 venue pertandingan dan latihan Asian Games 2018. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan 32 stasiun pengisian daya ponsel atau charging station bertenaga surya, Selasa 14 Agustus 2018. Peluncuran dilakukan secara simbolik di kawasan Monumen Nasional atau Monas.

    Baca: Transjakarta Layani Wisata Atlet Asian Games, Ini Daftar Rutenya

    Anies Baswedan menerangkan, selain Monas, charging station juga ditempatkan di beberapa taman di Jakarta dan kawasan venue pertandingan Asian Games 2018. Seluruh charging station itu bukan sekadar penyediaan fasilitas bagi masyarakat, melainkan untuk kampanye energi.

    "Yang tidak kalah penting ini adalah kampanye kesadaran tentang perlunya menggunakan energi terbarukan," ujar Anies Baswedan.

    Menurut Anies, Indonesia sebagai negeri tropis diuntungkan dengan kehadiran sinar matahari sepanjang tahun. Tenaga surya itu harusnya bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, salah satunya untuk charging station.

    Baca:
    LRT Jakarta Batal Buat Asian Games, Ahok Belum Dikabari

    Anies Baswedan berharap, para pelaku usaha dan industri rumah tangga sudah mulai melirik potensi sumber listrik terbarukan itu. Seperti yang dilakukan oleh PT Berau Coal bekerja sama dengan PT Surya Utama Nuansa. "Maka kami apresiasi Berau Coal," katanya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.