Pesan Ahok di Buku: Pemimpin Itu Soal Mentalitas, Kapasitas dan..

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diwawancarai TEMPO di Balai Kota Jakarta, 27 Agustus 2015. Dok.TEMPO/Frannoto

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diwawancarai TEMPO di Balai Kota Jakarta, 27 Agustus 2015. Dok.TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta -Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mempunyai pesan bagi warga yang mau membeli buku karyanya yang baru diluncurkan di Gedung Filateli, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Agustus 2018.

    Buku setebal 331 halaman tersebut berjudul Kebijakan Ahok.

    Baca : Hari Ini Ahok Luncurkan Buku di Gedung Filateli, Apa Saja Isinya?

    "Kepada yang terhormat pembeli buku saya. Terima kasih atas dukungannya, dengan membeli buku ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kepada saya agar bisa melanjutkan memperjuangkan kebenaran, kejujuran, perikemanusiaan dan keadilan sosial. Salam BTP, Ahok, Mako Brimob Agustus 2018," kata Ahok melalui tulisan tangannya di bukunya.

    Dalam buku tersebut juga ada kutipan pernyataan Ahok lainnya. Salah satunya Ahok, menulis bahwa pemimpin bukan masalah jabatan atau kedudukan, namun masalah mentalitas, kapasitas dan integritas.

    Menurut staf Ahok, Mahdiah, buku tersebut ditulis Ahok untuk warga yang mau terjun ke dunia politik. Terutama mereka yang ingin masuk ke lembaga legislatif maupun eksekutif. "Buku ini berdasarkan kebijakan yang pernah dibuat Ahok, yang bisa menjadi pelajaran untuk semua orang," ucap Mahdiah, Kamis 16 Agustus 2018.

    Simak juga :
    Anies: Pegawai Rayakan 17 Agustus di Lingkungan Masing-masing

    Buku tersebut telah dicetak sebanyak 5 ribu ekslempar. Adapun buku tersebut dijual secara dalam jaringan atau daring di situs Basuki Tjahaja Purnama atau di media sosial @timbtp.

    Buku Kebijakan Ahok dibandrol seharga Rp 1 juta untuk satu ekslempar. Mahdiah mengatakan hasil penjualan buku tersebut bakal didonasikan untuk warga yang meminta pertolongan kepada Ahok. "Sebab, meski berada di dalam penjara masih banyak warga yang meminta bantuan kepada Pak Ahok," demikian Mahdiah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.