303 Hewan Kurban Tiba di Tanjung Priok untuk Penduduk Miskin DKI

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memandikan sapi di pasar ternak yang disiapkan untuk perayaan Idul Adha di Jakarta, 30 Agustus 2017. Setelah penyembelihan hewan kurban dagingnya nantinya akan dibagikan kepada orang miskin. AP/Achmad Ibrahim

    Pekerja memandikan sapi di pasar ternak yang disiapkan untuk perayaan Idul Adha di Jakarta, 30 Agustus 2017. Setelah penyembelihan hewan kurban dagingnya nantinya akan dibagikan kepada orang miskin. AP/Achmad Ibrahim

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 303 hewan kurban berupa sapi diturunkan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ahad, 19 Agustus 2018. Sapi yang berasal dari Sumbawa itu adalah sumbangan masyarakat yang ingin berkurban pada Idul Adha melalui lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

    "Terima kasih pada donatur dan mitra yang mendukung program ini," kata Presiden ACT Ahyudin setelah melihat sapi-sapi diturunkan dari KM Camara Nusantara 4 di Pelabuhan Tanjung Priok.

    Baca: Asian Games, 2 Kecamatan Potong Hewan Kurban Gratis tapi...

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, tahun ini, pendistribusian daging korban lewat ACT ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya masyarakat menerima daging dalam kondisi mentah, tahun ini tidak lagi. "Tapi makanan siap saji," ujar Anies.

    Setelah dari Tanjung Priok, sapi akan dibawa ke rumah pemotongan hewan (RPH) di Cakung. Pemotongan juga akan dilakukan di RPH itu. Sebelum dipotong, sapi akan diperiksa kesehatannya oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta.

    Ahyudin mengatakan, setelah disembelih, daging sapi itu akan disebar ke 43 dapur kurban yang telah disiapkan. Selanjutnya, hasil olahan hewan kurban itu diberikan kepada warga Jakarta yang tergolong miskin dan tersebar di 121 RW. Pendistribusian berlangsung pada 23-25 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.