Sebagian Warga Tangerang Sudah Salat Idul Adha, Alasan Panitia

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Islam melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan RW 13, Komplek Perumahan Bojong Depok Baru II, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Penyelenggara soalt tersebut dari DKM Masjid Al-Ikhlas, Selasa 21 Agustus 2018. /ADE RIDWAN

    Umat Islam melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan RW 13, Komplek Perumahan Bojong Depok Baru II, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Penyelenggara soalt tersebut dari DKM Masjid Al-Ikhlas, Selasa 21 Agustus 2018. /ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Sebagian warga Tangerang Selatan sudah menyelenggarakan salat Idul Adha 1439 H hari ini, Selasa, 21 Agustus 2018. Sedangkan sebagian lagi salat Idul Adha, besok.

    Baca juga: Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha, Begini Tata Caranya

    Di Tangerang Selatan, salat Idul Adha dilaksanakan pada hari ini di halaman Pasar Kita Pamulang. Salat berjamaah itu di hadiri seribuan jamaah.

    "Banyak dari masyarakat yang bertanya kenapa berbeda dengan pemerintah Indonesia, karena kita mengambil acuan ke Arab Saudi," kata Abu Ilal, Ketua Panitia Pelaksanaan salat Idul Adha 1439 H di Pasar Kita Pamulang, Selasa 21 Agustus 2018.

    Menurut Ilal pada saat jamaah haji sedang Arafah, mereka menunaikan puasa Arafah. Setelah itu keesokan harinya melaksanakan salat Idul Adha berjamaah.

    "Bukan semata-mata kita berbeda karena menyisih pemerintah, karena agama ini sudah jelas Allah SWT yang memberi firman dan Nabi Muhammad menjalankannya, dan karena kita sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW maka kita harus mengikutinya," katan Ilal.

    Tahun lalu, ujar Ilal, tidak ada perbedaan karena di Arab Saudi dengan pemerintah Indonesia di hari yang sama melaksanakan salat Idul Adha. Salat yang dimulai pada pukul 6.45 wib ini diakhiri dengan ceramah dari Abu Adam Abdul Aziz

    "Selama ini saya mengalami beberapa perbedaan pelaksanaan salat dari Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia, mungkin empat tahunan sekali dulu di tahun 2010 Pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi berbeda, 2014 juga pernah, kemudian tahun ini," ujar Ilal.

    Sebelumnya kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan Abdul Rojakmempersilahkan bagi masyarakat yang mau melaksanakan Idul Adha hari ini mengiikuti Arab Saudi, tetapi ia menghimbau masyarakat Indonesia untuk tetap ikuti keputusan Pemerintah Indonesia.

    "Sudah di jelaskan perbedaan hari Idul Adha ini terjadi karena perbedaan maklab (tempat keluarnya bulan) jadi sebetulnya dari sisi hukum sariat tidak ada masalah cuma dari sisi astronomi memang jelas ada perbedaan antara Indonesia dan Arab Saudi dari sisi waktu, sisi demografis geografis," kata Ilal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.