Hari Keempat Asian Games, Calo Tiket Tak Gubris Ancaman Polisi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiket Box Asian Games terlihat sepi pada siang hari ini, Senin, 20 Agustus 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Tiket Box Asian Games terlihat sepi pada siang hari ini, Senin, 20 Agustus 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan calo tiket masih mudah ditemui berkeliaran di sekitar loket penjualan tiket Asian Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Calo-calo itu tanpa ragu menawarkan tiket kepada pengunjung yang tengah berjalan menuju tiket boks.

    Baca:
    Calo Tiket Asian Games 2018 Jual Harga Empat Kali Lipat

    “Volinya mau voli? Bulu tangkis juga ada,” ujar seorang pria kepada Tempo, Selasa, 21 Agustus 2018. 

    Pria tersebut menawarkan tiket pertandingan semifinal bulu tangkis atau badminton beregu putra, Indonesia vs Jepang, seharga Rp 400 ribu untuk bangku kategori B. Harga tersebut melonjak empat kali lipat, karena di tiket boks, harga untuk kategori B hanya Rp 100 ribu.

    Baca juga:
    Bikin 4 Atlet Jepang Dipulangkan, Begini Prostitusi di Blok M

    Tawar-menawar bisa terjadi antara si calo tiket dan calon pembeli. Sekalipun harga turun, hanya sampai Rp 300 ribu.

    Meskipun cukup mahal, tiket di tangan calo tetap dibeli oleh banyak pengunjung. Mereka tak punya pilihan karena tiket di loket sudah habis terjual. Raihan, misalnya. Dia sudah datang dari Bekasi dan berharap bisa memberi dukungan kepada tim badminton beregu Indonesia.

    "Sudah jauh-jauh dari Bekasi, sampai sini tiket yang on the spot habis. Jadi beli di calo," ujarnya, yang datang bertiga bersama temannya.

    Baca:
    Polisi Bakal Tangkapi Calo Tiket di Gelora Bung Karno Senayan

    Dari pantauan Tempo di lokasi, tidak ada petugas kepolisian atau anggota Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 atau Inasgoc yang mengawasi praktik calo tiket tersebut. Padahal polisi mengancam akan menangkap para calo yang sangat merugikan masyarakat lainnya itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.