Satpol PP Klaim GOR Bulungan Bebas Calo Tiket Asian Games

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan orang mengatre di loket penukaran tiket pembukaan Asian Games 2018 di Gate 7 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 17 Agustus 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

    Puluhan orang mengatre di loket penukaran tiket pembukaan Asian Games 2018 di Gate 7 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 17 Agustus 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta – Praktik calo tiket masih marak ditemukan hingga hari keempat Asian Games 2018, Selasa 21 Agustus 2018. Praktik terutama amat ketara di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. 

    Baca:
    Hari Keempat Asian Games, Calo Tiket Masih Menjamur
    Lagi, Polisi Tangkap Calo Tiket Asian Games di Senayan

    Berbeda dengan GBK Senayan, Gelanggang Olah Raga Bulungan Jakarta Selatan diklaim bebas dari praktik calo tiket. Sepanjang Asian Games 2018, GOR Bulungan menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga bola voli indoor.  

    “Sama sekali tidak ada laporan untuk calo sejak hari pertama 19 Agustus 2018,” kata Pengendali Satpol PP DKI Jakarta, Taufik Ardiansyah, ketika ditemui Selasa 21 Agustus 2018.

    Taufik mengaku mengkoordinasikan pengamanan satpol PP di GOR Bulungan. Perintah yang diterimanya di antaranya adalah menangkap dan menyerahkan ke kepolisian jika mendapati calo tiket. “Tapi sejauh ini di Bulungan termasuk sangat kondusif dan aman,” katanya.

    Situasi itu jauh berbeda di GBK Senayan. Hingga Selasa, sebanyak lima orang telah ditangkap untuk dugaan praktik calo tiket.

    Baca:
    Calo Tiket Asian Games Jual Harga Empat Kali Lipat

    Keberadaan para calo tiket sangat merugikan karena mereka membuat para penonton tak punya pilihan selain membeli tiket dengan harga hingga empat kali lipat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.