Uang Sewa Kantor Partai Amanat Nasional Diperebutkan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Partai Amanat Nasional (PAN)

    Logo Partai Amanat Nasional (PAN)

    TEMPO.CO, Jakarta – Bangunan rumah yang kini menjadi kantor Partai Amanat Nasional Jakarta dipersengketakan. Sengketa terkait uang hasil sewa diadukan seorang bernama Haryanti Sutanto melalui kuasa hukumnya, Amstrong Sembiring, ke Polda Metro Jaya, Selasa 21 Agustus 2018.

    Baca juga:
    Sandiaga Akan Kembali ke DKI untuk Bacakan Surat Pengunduran Diri

    Rumah yang dimaksud berlokasi di Jalan Tebet Barat Raya Nomor 24 A, Jakarta Selatan. Rumah seluas 696 meter persegi itu kini menjadi markas Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) DKI Jakarta.

    “Kami melaporkan objek sengketa di mana DPW PAN yang sekarang menempati rumah yang kami sengketakan,” kata Amstrong di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa 21 Agustus 2018.

    Amstrong menjelaskan, kliennya melaporkan Soerjani Sutanto karena telah menguasai rumah tersebut. Soerjani adalah kakak Haryanti.

    Baca:
    Gerindra Tolak Kesepakatan Kursi Wagub, Ini Kata Anies Baswedan

    Menurut Amstrong, Soerjani menyewakan rumah warisan orang tua mereka kepada PAN selama periode 20 September 2016-19 September 2018. DPW PAN perlu membayarkan biaya sewa Rp 250 juta per tahun.

    Namun, Soerjani dianggap mengontrakkan rumah itu ke PAN tanpa sepengetahuan sang adik, Haryanti. Bahkan Haryanti tak memperoleh jatah uang hasil sewa. Padahal, kata Amstrong, keduanya sama-sama tercatat sebagai hak waris.

    "Masalahnya hak bagian dari mutlak waris orang yamg tidak terpenuhi. Kalau paham hukum waris, seharusnya dia (Soerjani) harus memberikan kepada salah satu ahli waris juga," ujar Amstrong.

    Baca:
    Wagub DKI Pengganti Sandiaga Jatah PKS, Gerindra Membantah

    Terlapor dijerat dengan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penggelapan. Laporan kasus ini teregistrasi nomor LP/4417/VIII/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 21 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.