Heboh Atlet Jepang Sewa PSK, Anhar Nasution: Libidonya Tinggi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Little Tokyo di Blok M, Jakarta Selatan,Rabu, 22 Juli 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Suasana Little Tokyo di Blok M, Jakarta Selatan,Rabu, 22 Juli 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -  Bekas Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Malam, Anhar Nasution, tidak heran dengan insiden empat atlet Jepang Asian Games 2018 sewa PSK. Akibat menggunakan PSK, empat atlet bola basket Jepang itu langsung dipulangkan. 

    Baca: Pasca Kasus Pebasket Jepang Sewa PSK, Little Tokyo Blok M Sepi 

    Menurut Anhar, atlet memiliki libido yang tinggi sehingga sangat manusiawi jika mereka menyewa jasa wanita penghibur tersebut.

    “Atlet sewa PSK itu  tidak hanya Asian Games. Di kejuaraan-kejuaraan olahraga, tempat hiburan malam itu target kunjungan mereka,” ujar Anhar kepada Tempo, Rabu, 22 Agustus 2018.

    Anhar, yang  telah lama berkecimpung di dunia hiburan malam, tahu betul suburnya bisnis itu saat ada perhelatan olah raga sekelas Asian Games. Menurut pengalaman dia, tempat hiburan malam tidak akan hanya dicari oleh atlet, tetapi juga official dan tamu mancanegara lainnya.

    “Mungkin hampir semua tim Asian Games juga ada (sewa PSK), tapi nggak ketahuan aja. Jangan munafik lah,” ujar Anhar sambil tertawa.

    Baca: PSK Bikin Atlet Jepang Dipulangkan, Anies: Salah Sendiri

    Anhar mengatakan tempat hiburan malam di Jakarta akan berbenah diri saat ada perhelatan sebesar Asian Games. Mereka juga akan menyebarkan sales marketingnya ke venue maupun lokasi tempat para atlet mondok, berlatih, dan bertanding. Tujuannya, agar  para atlet mendapatkan rekomendasi tempat hiburan malam terbaik.

    Anhar yakin empat atlet Jepang itu juga mendapatkan rekomendasi dari seseorang hingga akhirnya terjadi peristiwa memalukan tersebut.

    Delegasi Jepang untuk Asian Games, Yasuhiro Yamashita mengatakan pada16 Agustus 2018, keempat atlet, yakni Takuya Hashimoto, Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura meninggalkan perkampungan atlet untuk makan di restoran Jepang di kawasan Blok M.

    Namun, keempatnya tak langsung pulang ke Wisma Atlet usai santap malam itu. Mereka justru bermalam dengan PSK di sebuah hotel hingga pagi.

    "Ini merupakan pelanggaran disiplin dan saya meminta maaf kepada seluruh rakyat Jepang dan semua yang mendukung kami. Saya bertekad untuk menghindari masalah-masalah disiplin seperti ini lagi," ujar Yamashita

    Setelah ketahuan menyewa jasa PSK atau wanita penghibur, Jepang memulangkan empat atlet itu pada 20 Agustus lalu. Yasuhiro mengatakan para atlet pulang ke Jepang dengan biaya sendiri.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.