Rebutan Wagub DKI Jakarta, Ini Kesepakatan yang Ditolak Gerindra

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Mayjend TNI (Purn) Ferrial Sofyan, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Lulung Lunggana, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Mohamad Taufik, dan Triwisaksana bergandeng tangan bersama seusai mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta, 7 November 2017. ANTARA/Aprillio Akbar

    Dari kiri: Mayjend TNI (Purn) Ferrial Sofyan, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Lulung Lunggana, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Mohamad Taufik, dan Triwisaksana bergandeng tangan bersama seusai mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta, 7 November 2017. ANTARA/Aprillio Akbar

    Taufik menyatakan surat tersebut juga tak sah. Sebabnya, kata dia, tak ada tandatangan dari sekretaris Gerindra. "Enggak laku (suratnya). Orang sekretaris enggak ada," kata dia. Lagipula, kata dia, pembahasan nama calon wakil gubernur harus melalui mekanisme bersama dibahas di tingkat DPP.

    Ketika dikonfirmasi mengenai surat yang disodorkan oleh PKS ke Gerindra Abdul Hakim hanya  mengatakan, "Tidak tepat bertanya ke saya," ujar dia. Dia pun tak menjawab ketika ditanya apakah PKS sempat mengancam tak akan menandatangani surat dukungan pencalonan presiden.

    Ilustrasi gedung DPRD DKI Jakarta. TEMPO/Subekti

    Dihubungi pada Rabu 22 Agustus 2018, Syakir Purnomo menegaskan kembali bahwa pimpinan pusat partainya dan Gerindra sudah punya kesepakatan mengenai pengganti Sandiaga Uno di kursi Wakil Gubernur DI Jakarta. "Bahwa pengganti Sandiaga Salahuddin Uno dari PKS," katanya.

    Baca:
    Rebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, PKS Minta Gerindra Patuhi Pusat

    Syakir  mengatakan, selaku pengurus daerah, dia akan ikut kesepakatan itu. Harapan yang sama, dilakukan pengurus Gerindra Jakarta. "Kami sebagai pimpinan di tingkat wilayah dan juga Pak Taufik, Insya Allah akan tunduk dan taat dengan keputusan pimpinan pusat," kata Syakir.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.