Begini Derita Relawan Asian Games di Tepian Kali Item

Relawan dari Indorelawan memungut sampah penonton pembukaan Asian Games di luar Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, 18 Agustus 2018. Tempo/Imam Hamdi

TEMPO.CO, Jakarta - Aulia Andinia mengungkap perjuangannya sebagai relawan Asian Games 2018. Dia ditugaskan di Bus Shelter di kawasan Wisma Atlet Kemayoran, dekat dengan tepian Kali Item.

Baca:
Seperti Apa Bau Kali Item Samping Wisma Atlet Saat Ini?

Aulia menjadi saksi kalau kain waring penutup kali, pompa penambah debit, dan rekayasa biologis yang pernah dilakukan di Kali Item tak sepenuhnya mengusir bau. Kadang embusan angin membawa bau itu menusuk hidungnya, namun Aulia yang telah ditugaskan di sana sejak 10 Agustus 2018 berusaha tak hirau.

Bau Kali Item bukan satu-satunya tantangan bagi Aulia. Dia bercerita harus tinggal di tenda pinggir kali mendapat giliran tugas malam, sebelum akhirnya mendapat kamar di tower Wisma Atlet. "Karena tidur di pinggir kali Item, jadi nyamuknya amat sangat banyak," kata mahasiswi semester 3 UPN Veteran itu.

Para relawan yang kebagian giliran tugas malam lantas melakukan berbagai usaha untuk melawan serangan nyamuk. Mereka berbagi tugas tambahan, yakni ada yang bawa raket pembunuh nyamuk atau pelindung tubuh yang lainnya. “Nyamuk benar-benar banyak banget,” kata Aulia lagi.

Penderitaan belum memuncak karena Aulia dkk sempat tidur hanya beralas tikar. Belum lagi tamu tak diundang lainnya masuk ke tenda. “Karena saat tidur, pernah juga dilangkahi kucing atau tikus.”

Baca juga:
Kali Item Era Ahok Bersih dan Jernih? Simak Cek Fakta Ini
7 Jurus Anies Baswedan Untuk Taklukkan Bau Kali Item

Aulia mengungkapkan, relawan Asian Games 2018 yang bertugas malam bervariasi antara 4 sampai 7 orang. Mereka bertugas mereka permintaan transportasi dari tiap tower.

Lain lagi cerita Ines R., sukarelawan bagian tranportasi. Ia tidak selalu bertugas di shelter bus 2, tapi terkadang di shelter 1 di bagian depan kompleks Wisma Atlet yang relatif jauh dari Kali Item.

Ines lalu membandingkan. “Kalau di depan, tantangannya panas. Kalau di belakang (shelter 2) memang adem karena ada tenda, tapi parfumnya itu....aduh...bau banget,” kata dia.






PKS Dorong Kemensos Terjunkan Relawan Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki

16 menit lalu

PKS Dorong Kemensos Terjunkan Relawan Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf mendorong Kementerian Sosial mengirimkan bantuan kemanusiaan dan relawan untuk membantu evakuasi korban gempa Turki.


Tekan Angka Kasus DBD dengan Langkah Berikut

1 hari lalu

Tekan Angka Kasus DBD dengan Langkah Berikut

Masyarakat bisa mencegah naiknya kasus DBD dengan melakukan vaksinasi hingga 3M (menguras, menutup, mengubur). Apa lagi?


5 Langkah Pencegahan Demam Berdarah Dengue

1 hari lalu

5 Langkah Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Pakar menyarankan lima langkah penanganan demam berdarah dengue di masyarakat. Salah satunya menerapkan pendekatan 3M plus.


Kaitan Demam Berdarah dengan Fenomena El Nino Menurut Kemenkes

2 hari lalu

Kaitan Demam Berdarah dengan Fenomena El Nino Menurut Kemenkes

Kemenkes menyebut kaitan kuat antara kasus demam berdarah dengan fenomena El Nino. Berikut penjelasannya.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

4 hari lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Pendaftaran Relawan Bakti BUMN Batch III Segera Tutup, Simak Jadwalnya

4 hari lalu

Pendaftaran Relawan Bakti BUMN Batch III Segera Tutup, Simak Jadwalnya

Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN akan segera menjalankan Program Bakti BUMN Batch III yang akan dilaksanakan mulai tanggal 7 hingga 10 Maret 2023.


Wisma Atlet, Dibentuk untuk Asian Games, Digunakan RSDC, dan Dianggap Sarang Kuntilanak

4 hari lalu

Wisma Atlet, Dibentuk untuk Asian Games, Digunakan RSDC, dan Dianggap Sarang Kuntilanak

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengusulkan agar Pemrov DKI Jakarta mengelola Wisma Atlet agar tidak jadi sarang kuntilanak.


Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

5 hari lalu

Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

Heru Budi mengatakan pengelolaan Wisma Atlet jadi kewenangan Pusat. DPRD DKI minta jangan dibiarkan kosong agar tak banyak kuntilanak.


Tiga Kelompok Relawan Anies Baswedan Luncurkan Sekber KIB

6 hari lalu

Tiga Kelompok Relawan Anies Baswedan Luncurkan Sekber KIB

Tiga kelompok relawan bakal calon presiden Anies Baswedan meluncurkan Sekretariat Bersama Kuning Ijo Biru (KIB).


Museum Nyamuk, Museum Unik di Pangandaran, Cocok untuk Liburan Berfaedah

7 hari lalu

Museum Nyamuk, Museum Unik di Pangandaran, Cocok untuk Liburan Berfaedah

Tidak hanya pantai, Pangandaran juga punya museum nyamuk yang bisa menambah wawasan mengenai nyamuk dan ragam penyakitnya.