Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kurangi Kecelakaan, Polisi Minta Depok Tambah 2 JPO di Margonda

image-gnews
Para pengendera melewati tulisan
Para pengendera melewati tulisan "Selamat Datang di Depok" di jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, 10 April 2018. Rencananya Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberlakukan Electronic Road Pricing (ERP) alias berbayar di Jalan Margonda Depok. Rencana itu masih dalam kajian mendalam antara Pemprov dengan Pemerinah Kota Depok. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

TEMPO.CO, Depok -  Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Sutomo mengkritik minimnya jembatan penyeberangan orang atau JPO di Jalan Margonda Raya. Menurut Sutomo, kondisi itu memicu kerawanan kecelakaan terhadap pejalan kaki.

Baca juga: Richard Muljadi, Cucu Konglomerat Kini Makan Tempe di Tahanan

“Lima JPO di Margonda itu masih kurang,” katanya epada Tempo, Senin27 Agustus 2018. Sutomo menjelaskan, pada 2016 terjadi kecelakaan yang mengakibatkan seorang mahasiswa Universitas Indonesia meninggal. Korban ditabrak sepeda motor ketika menyeberangi Jalan Margonda. UI pun menyurati Pemerintah Kota Depok, kemudian dibangunlah jembatan penyeberangan. 

Itu sebabnya, menurut Sutomo, Jalan Margonda sepanjang 4,8 meter harus ditambah beberapa jembatan penyeberangan. “Butuh sekitar dua lagi jembatan penyeberangan,” kata SutomoSutomo berpendapat, jalur penyeberangan yang paling efektif di Depok berupa jembatan, bukan zebra cross atau pelican crossing.

Dia mengusulkan tambahan jembatan ditempatkan di beberapa titik keramaian, antara lain Margonda Segmen 2, yakni perempatan Jalan Juanda sampai pertigaan Jalan Arif Rahman Hakim atau Simpang Ramanda). Di segmen tersebut antara lain terdapat Depok Mall.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana belum memberikan penjelasan mengenai permintaan tambahan jembatan penyeberangan di jalur utama Kota Depok tersebut. 

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan ingin membangun jembatan penyeberangan yang juga ditujukan bagi pedagang mikro, kecil, dan menengah. Lokasinya di gerbang masuk Kota Depok dari arah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dengan anggaran Rp 10 miliar pada akhir 2018. 

Menurut Idris, jembatan penyeberangan itu bakal meniru skybridge atau jembatan layang di Pondok Indah, Jakarta Selatan. “Tapi ini kecil-kecilanlah dibanding Pondok Indah,” ucap Idris kepada Tempo di kampus UI pada pertengahan Agustus 2018. 

Pengamat transportasi dari UI, Tri Cahyono, menyebutkan sebaiknya dilakukan kajian untuk keefektifan menambah JPO di Jalan Margonda Raya. Jembatan harus diletakkan di lokasi yang ramai dan memang dibutuhkan oleh masyarakat. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Legislator Gerindra Desak Pelaku Katrol Nilai Rapor di Depok Dipidana

1 jam lalu

Anggota Komisi X DPR RI Nuroji saat Rapat Kerja dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Foto : Farhan/Andri
Legislator Gerindra Desak Pelaku Katrol Nilai Rapor di Depok Dipidana

Anggota DPR dari Gerindra meminta semua pelaku katrol nilai rapor di Depok dipidana. Hasil evaluasi Komisi X, PPDB hanya bermasalah di kota-kota besar


Buntut Kisruh Nilai Rapor 51 Siswa Calon Siswa Dianulir, Disdik Jabar: Diprioritaskan untuk Keluarga Tak Mampu

4 jam lalu

Pendemo yang mengatasnamakan Forum Pemerhati Pendidikan Jawa Barat menggeruduk Balai Kota Depok, Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Kamis, 18 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Buntut Kisruh Nilai Rapor 51 Siswa Calon Siswa Dianulir, Disdik Jabar: Diprioritaskan untuk Keluarga Tak Mampu

Ade berpendapat manipulasi nilai rapor tidak perlu dilakukan dikarenakan dengan menggunakan nilai asli saja memiliki peluang untuk diterima.


Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

5 jam lalu

Pohon tumbang di Jalan Raya Sawangan Kota Depok imbas dari cuaca ekstrem menyebabkan kemacetan panjang terjadi di wilayah tersebut dan ratusan gardu listrik milik PLN mengalami kerusakan, Minggu, 9 Oktober 2022. IST/Dok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok
Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

Beredar video salah satu juru padam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok yang mengungkapkan sejumlah kerusakan peralatan instansinya ala 'room tour'.


Cuci Rapor Menjadi Modus yang Buat Katrol Nilai Rapor 51 Siswa SMPN 19 Depok

12 jam lalu

Sekdis Pendidikan Kota Depok Sutarno dikonfirmasi terkait cuci nilai rapor hingga 51 CPD dianulir usai monitoring MPLS di SMPN 22 Depok, Jalan Bima, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Cuci Rapor Menjadi Modus yang Buat Katrol Nilai Rapor 51 Siswa SMPN 19 Depok

Kemendikbudristek melakukan pengecekan nilai melalui aplikasi e-rapor dan ditemukan, nilai e-rapor berbeda dengan nilai rapor yang diunggah.


Kronologi Kecelakaan Tunggal yang Tewaskan Suami Aktris Jennifer Coppen di Bali

18 jam lalu

Jennifer Coppen dan Dali Wassink. Foto: Instagram.
Kronologi Kecelakaan Tunggal yang Tewaskan Suami Aktris Jennifer Coppen di Bali

Suami Jennifer Coppen, Dali Wassink tewas dalam kecelakaan tunggal di Bali pada Kamis dini hari, 18 Juli 2024 sekitar pukul 02.00 WITA.


Suami Jennifer Coppen Meninggal di Usia 22 Tahun, Masih Membuat Unggahan Kemarin

21 jam lalu

Jennifer Coppen dan Dali Wassink. Foto: Instagram.
Suami Jennifer Coppen Meninggal di Usia 22 Tahun, Masih Membuat Unggahan Kemarin

Jennifer Coppen membagikan kabar duka kematian suami yang baru dinikahinya Oktober tahun lalu.


Deretan Aksi Penembakan Kucing Memicu Reaksi Publik

22 jam lalu

Pelaku penembak kucing di Semarang dihadirkan saat pers rilis di Mapolrestabes Semarang, Selasa. (ANTARA/I.C. Senjaya)
Deretan Aksi Penembakan Kucing Memicu Reaksi Publik

Aksi penembakan kucing di Krobokan, Semarang Barat, terjadi pada Senin, 15 Juli 2024


Kejari Selidiki Dugaan Manipulasi Nilai Rapor di SMPN 19 Depok

23 jam lalu

Suasana di SMPN 19 Depok, Jalan Leli, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Kejari Selidiki Dugaan Manipulasi Nilai Rapor di SMPN 19 Depok

Kejari Depok menyelidiki dugaan korupsi dalam kasus katrol nilai rapor siswa SMPN 19.


Fakta-fakta Kasus Manipulasi Rapor di Depok, Nilai Dinaikkan hingga 20 Persen

1 hari lalu

Plh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi bicara terkait cuci rapor di Depok, Selasa, 16 Juli 2024. Foto : Dokumentasi Pribadi
Fakta-fakta Kasus Manipulasi Rapor di Depok, Nilai Dinaikkan hingga 20 Persen

Sejumlah fakta dalam kasus manipulasi rapor di Depok, nilai dinaikkan 20 persen dan guru diberi sanksi.


Kuasa Hukum Ungkap Kondisi I Wayan Suparta Usai Disekap 3 Hari: Sangat Trauma

1 hari lalu

Perwakilan kuasa hukum I Wayan Suparta, Muhammad Yahya Ihyaroza, melaporkan dugaan tindak penyiksaan yang dilakukan oleh 10 anggota dari Polres Klungkung Bali ke Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Defara
Kuasa Hukum Ungkap Kondisi I Wayan Suparta Usai Disekap 3 Hari: Sangat Trauma

I Wayan Suparta sempat disekap selama 3 hari dan disiksa polisi hingga telinganya cacat permanen. Saat ini, dia disebut sangat trauma.