Perbaikan Lintasan Skytrain Bandara Ditargetkan Rampung Malam ini

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah rangkaian gerbong skytrain melintas di antara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 17 September 2017. Kereta Layang ini mampu mengangkut 176 penumpang sekali jalan. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Sebuah rangkaian gerbong skytrain melintas di antara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 17 September 2017. Kereta Layang ini mampu mengangkut 176 penumpang sekali jalan. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Tangerang - Branch Communication Manager Bandara Soekarno - Hatta, Haerul Anwar, mengatakan perbaikan lintasan Skytrain atau Kereta Layang Bandara Soekarno - Hatta akan rampung malam ini. "Pekerjaan rampung nanti malam, dan besok pagi Skytrain sudah beroperasi dengan normal," ujar Haerul kepada Tempo, Selasa 28 Agustus 2018.

    Tim teknisi Skytrain Bandara Soekarno - Hatta melakukan perbaikan lintasan  cukup besar di jalur B antara Terminal I ke B. Pekerjaan yang merupakan bagian dari perawatan rutin ini berlangsung sejak Sabtu, 25 Agustus 2018, sampai Selasa, 28 Agustus 2018.

    Dampak dari pekerjaan ini, waktu tunggu (headway) Skytrain molor dari 15 menit menjadi 26 menit. Perubahan durasi waktu tunggu itulah, diakui Haerul, yang membuat pengguna jasa Skytrain harus menunggu lebih lama dari biasanya. "Dan terjadi sedikit penumpukan," ujar Haerul.

    Dari pengecekan pekerjaan di lapangan pada Selasa pagi ini, Haerul mengatakan, progres pekerjaan utamanya sudah selesai. "Saat ini tinggal tahap akhir, dan dipastikan selesai hari ini juga," ucap Haerul.

    Vice President of Corporate Commucation PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, perbaikam jalur untuk meningkatkan performa operasional Skytrain dan persiapan metode baru pengoperasian Skytrain.

    Yado menjelaskan, metode operasi Skytrain agak sedikit berbeda dengan sebelumnya. Gerbong kereta layang akan melalui jalur 1 atau track A dari Terminal 1 dan Terminal 3. Di jalur 2 atau track B, Skytrain berjalan dari Terminal 1 ke Integrated Building dan Integrated Building ke Terminal 3 bolak balik. "Sebelumnya, dari Terminal 1 ke Terminal 3, dan bolak bolak balik ke Terminal 3 ke Terminal 1," kata Yado.

    Untuk proses penyambungan jalur, kata Yado, sudah selesai dilakukan dan disiapkan untuk beroperasi. "Tapi kami masih harus terus melakukan simulasi dan evaluasi," kata Yado


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.