Gratis, Pengunjung Festival Bisa Nikmati Hal Ini di Saudi House

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung wanita dilukis dengan <i>henna</i> dalam acara  Saudi House di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat, 25 Agustus 2018. Dalam acara ini tersedia beraneka ragam kurma, yang terdiri atas 10 jenis. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Pengunjung wanita dilukis dengan henna dalam acara Saudi House di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat, 25 Agustus 2018. Dalam acara ini tersedia beraneka ragam kurma, yang terdiri atas 10 jenis. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Festival kebudayaan Arab Saudi di Saudi House memancing ribuan pengunjung, termasuk para penonton pertandingan Asian Games 2018. Mereka rela antre demi penampilan seni budaya serta kuliner Arab Saudi yang disajikan secara cuma-cuma alias gratis. 

    Baca: Evaluasi Inasgoc, Tiket Festival Asian Games 2018 Turun Harga

    Festival yang diadakan oleh Komite Olimpiade Arab Saudi dalam rangka Asian Games 2018 ini diadakan agar pengunjung merasakan suasana Arab Saudi. Pengunjung bisa menikmati festival yang digelar di lapangan dekat Restoran Pulau Dua Senayan itu pada 19—22 Agustus dan 24—28 Agustus 2018.

    Pengunjung antre untuk memasuki acara Saudi House di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat, 25 Agustus 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Widhi, salah satu Public Relation Saudi House mengungkapkan  hingga Minggu, 26 Agustus 2018, total pengunjung Saudi House mencapai angka 17.000 orang.

    “Kami perkirakan hari ini ada 3.000 pengunjung, jadi total sampai hari ini kurang lebih 20.000,” ujarnya di Jakarta, Senin 27 Agustus 2018.

    Widhi mengatakan antusiasme pengunjung luar biasa. Pasalnya, target 1.000 pengunjung saja sudah dinilai lumayan tinggi. Faktanya, yang hadir bahkan bisa mencapai 3.000 pengunjung, terutama semenjak iduladha.

    “Festival ini bertujuan mendukung para atlet Asian Games, memperkenalkan budaya dan kuliner Arab, serta membangun hospitality dengan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

    Baca: Festival Condet Dibanjiri Penjual Kerak Telor

    Pada festival tersebut, para pengunjung di Saudi House dimanjakan dengan penampilan tarian-tarian tradisional dan pertunjukan musik.

    Pertunjukan musik yang ditampilkan meliputi lagu-lagu nasional dan musik klasik dari seluruh bagian kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan instrumen musik yang berbeda, seperti Al Oud dan Aldaff.

    Sementara tarian folklore juga menampilkan tarian rakyat dari seluruh wilayah kerajaan Arab Saudi, seperti Sauri Arda dan Al Mizwar. Pertunjukan-pertunjukan ini biasanya diadakan saat acara pernikahan di Kerajaan Arab Saudi serta selama hari libur nasional.

    Disediakan pula sejumlah makanan khas Arab Saudi di festival yang digelar di Saudi House, di antaranya kurma asli Arab, muli kebab, nasi kabsah, dan margoog. Tidak lupa tersedia pula air zam-zam. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.