Pengaruh Kokain Hilang, Richard Muljadi Beberkan Informasi Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Richard Muljadi. instagram.com

    Richard Muljadi. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah mengetahui identitas ML, si pemberi kokain untuk Richard Muljadi yang tertangkap basah oleh polisi. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suwondo Nainggolan menyatakan polisi masih memburu ML.

    Baca: Richard Muljadi, Cucu Konglomerat Tidur Bersama 4 Tahanan

    "Keberadaannya belum (diketahui). Udah tahu nama lengkapnya," kata Suwondo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Agustus 2018.

    Suwondo tak membeberkan profesi dan identitas ML untuk kepentingan penyelidikan. Hanya, Richard telah membeberkan informasi mengenai ML kepada polisi setelah beberapa hari memberi keterangan berubah-ubah.

    "Setelah beberapa hari mungkin pengaruh kokain sudah hilang, kami periksa lagi dan sudah ada nama yang kita sedang lakukan penyelidikan," kata Suwondo.

    ML disebut-sebut memberi hadiah kokain kepada Richard Muljadi, yang sebentar lagi bakal melangsungkan pernikahan. Kini ML telah masuk daftar pencarian orang atau DPO. 

    Polisi menangkap Richard Muljadi, cucu seorang konglomerat, saat tengah menghirup kokain di toilet sebuah restoran di Mall Pacific Place, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Rabu dinihari, 22 Agustus 2018.

    Baca: Begini Mantan Kapolres Depok Pergoki Richard Muljadi Isap Kokain

    Richard Muljadi telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran mengakui barang bukti berupa iPhone X dan selembar uang kertas 5 dolar Australia yang terdapat kokain sisa pakai seberat 0,038 gram adalah miliknya.

    Richard Muljadi pun sudah dibawa ke laboratorium forensik untuk menjalani tes urine. Hasil tes menyatakan positif mengandung kokain. Selain itu, polisi sudah memeriksa kamera pengintai atau closed-circuit television (CCTV) restoran tersebut dan menggeledah dua tempat kediaman Richard Muljadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.