Pengembang Apartemen Bicara Proyek yang Jerat Nur Mahmudi Ismail

Ilustrasi suap

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi mengungkap peran mantan Wali Kota Depok dua periode, Nur Mahmudi Ismail, dalam sangkaan korupsi proyek pelebaran jalan yang merugikan negara Rp 10,7 miliar. Nur Mahmudi disebut membuat anggaran pembebasan lahan berganda.

Baca:
Ini Jalan yang Tak Kunjung Dilebarkan Nur Mahmudi Ismail

Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Besar Didik Sugiarto menuturkan pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka, Tapos, telah dilakukan oleh pengembang apartemen di lokasi. Itu sesuai dengan surat izin yang dikeluarkan Nur Mahmudi saat menjabat Wali Kota. 

“Fakta penyelidikan menemukan ada anggaran yang dikeluarkan untuk pengadaan tanah pada 2015,” kata Didik, seperti ditulis Koran Tempo, Jumat, 31 Agustus 2018. Nur Mahmudi Ismail, politikus PKS yang juga pernah menjadi Menteri Kehutanan, bahkan mengalokasikan anggaran yang sama tersebut sejak 2013.

Penuturan Didik klop dengan pengakuan Cempaka Group, perusahaan pengembang Apartemen Green Lake View, yang berada sekitar kawasan Jalan Nangka. Juru bicara perusahaan itu, Ikhsan, menceritakan bahwa Nur Mahmudi Ismail pernah berjanji melebarkan Jalan Nangka yang menjadi akses masuk ke Apartemen Green Lake View.

Baca:
Polisi Periksa 80 Saksi untuk Tetapkan Nur Mahmudi Ismail Tersangka

Lokasi apartemen dekat dengan pintu Jalan Tol Cijago, tepatnya sekitar 300 meter dari persimpangan Jalan Nangka-Jalan Raya Bogor.

Janji tersebut dilontarkan ketika Cempaka Group mengurus perizinan pembangunan superblok seluas 13 hektare itu pada 2012. Menurut Ikhsan, setelah menyerahkan sejumlah uang, pengembang mendapat keistimewaan. Janji pelebaran Jalan Nangka dari 5 menjadi 14 meter termasuk di dalamnya.

“Kami tetap saja nungguin janji mau ada pelebaran jalan. Sampai sekarang belum ada hasilnya,” katanya sambil merahasiakan jumlah uang yang pernah disetor untuk perizinan tersebut.

Kesaksian dari Cempaka Group semakin membuka belang dugaan korupsi tersebut karena sosialisasi yang dilakukan kemudian oleh Pemerintah Kota Depok kepada warganya berbeda. Sosialisasi pelebaran jalan diterima warga sekitar Jalan Nangka untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.

Baca:
Nur Mahmudi Ismail Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp 10 Miliar 

"Dulu bilangnya buat pelebaran jalan karena sering macet. Ya, saya kalau buat kepentingan umum, kenapa enggak, sih? Apalagi nominalnya juga lumayan," kata seorang warga di sana.

Dia termasuk di antara warga Kelurahan Sukamaju, Kota Depok, di satu sisi Jalan Nangka yang telah menerima uang pembebasan lahan. Uang senilai ratusan juta rupiah telah diterima tapi akhirnya dia tetap tinggal di sana karena proyek tak kunjung berjalan.






Kisruh SDN Pondokcina 1, PSI Depok Minta Ridwan Kamil Intervensi: Ini Darurat Pendidikan

17 jam lalu

Kisruh SDN Pondokcina 1, PSI Depok Minta Ridwan Kamil Intervensi: Ini Darurat Pendidikan

Kisruh relokasi SDN Pondokcina 1 masih belum selesai, Pemerintah Kota Depok masih tak bergeming dengan aksi penolakan orang tua dan bersikeras mengosongkan bangunan.


Peringatan Hari Guru di SDN Pondok Cina 1 Depok tanpa Kehadiran Guru

3 hari lalu

Peringatan Hari Guru di SDN Pondok Cina 1 Depok tanpa Kehadiran Guru

Selain upacara bendera setengah tiang, para murid SDN Pondok Cina 1 Depok juga membacakan puisi kerinduan untuk para guru.


Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

3 hari lalu

Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

Polantas Polda Metro Jaya mencegat dan menangkap buronan Bareskrim dalam kasus korupsi, Giki Argadiaksa, di Tol JORR


Sidang Dugaan Korupsi Vatikan: Uang Dipakai untuk Beli Pakaian Bermerek

3 hari lalu

Sidang Dugaan Korupsi Vatikan: Uang Dipakai untuk Beli Pakaian Bermerek

Pengadilan Vatikan menyidang kasus dugaan korupsi di Vatikan dengan terdakwa mantan kardinal dan analis keamanan gadungan


Kebakaran Apartemen di Xinjiang China, 10 Tewas dan 9 Terluka

3 hari lalu

Kebakaran Apartemen di Xinjiang China, 10 Tewas dan 9 Terluka

Kebakaran di sebuah gedung apartemen di wilayah Xinjiang, China barat laut, telah menewaskan 10 orang dan melukai sembilan lainnya


Apartemen Ancol Mansion Retak Akibat Gempa Cianjur 5,6 SR

7 hari lalu

Apartemen Ancol Mansion Retak Akibat Gempa Cianjur 5,6 SR

Sejumlah bagian dinding pada Apartemen Ancol Mansion, Jakarta Utara mengalami retak setelah gempa Cianjur siang tadi.


PKS Instruksikan DPW dan DPD Turun Bantu Korban Gempa Cianjur

7 hari lalu

PKS Instruksikan DPW dan DPD Turun Bantu Korban Gempa Cianjur

Ahmad Syaikhu, menginstruksikan DPW Jawa Barat dan DPD Kabupaten Cianjur untuk turun ke lapangan membantu korban gempa Cianjur


Koalisi Perubahan Tak Kunjung Deklarasi, PKS: Kami Tidak Ingin Cek Kosong

7 hari lalu

Koalisi Perubahan Tak Kunjung Deklarasi, PKS: Kami Tidak Ingin Cek Kosong

Hidayat Nur Wahid, menyebut PKS menginginkan koalisi yang paham betul apa saja yang bakal dikerjakan bersama.


Majelis Syuro PKS Tunggu Hasil Tim Kecil sebelum Keluarkan Keputusan soal Koalisi

8 hari lalu

Majelis Syuro PKS Tunggu Hasil Tim Kecil sebelum Keluarkan Keputusan soal Koalisi

Majelis Syuro PKS menggelar rapat akhir tahun ini untuk menentukan sikap politik Pilpres 2024.


Rekonstruksi Jalan Grand Depok City, Pemkot Anggarkan Rp15 Miliar

9 hari lalu

Rekonstruksi Jalan Grand Depok City, Pemkot Anggarkan Rp15 Miliar

Dinas PUPR Kota Depok melakukan rekonstruksi lanjutan Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC) sepanjang 1,8 kilometer